Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Selasa, 21 Mei 2019 | 05:48 WIB

Sumber Nutrisi Penting untuk Asah Otak Si Kecil

Team VIVA »
Anisa Widiarini
Diza Liane Sahputri
Foto :
  • Pixabay/vikvarga
Ilustrasi anak makan sayur

VIVA – Nutrisi seimbang sangat dibutuhkan untuk proses tumbuh kembang anak secara maksimal. Terlebih, nutrisi tersebut harus mampu membuat otak si kecil terasah dengan baik dan tepat sesuai perkembangannya.

Nutrisi seimbang bisa didapatkan dari Isi Piringku yang sedang gencar dikampanyekan oleh pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI. Namun, tubuh si kecil yang masih dalam tahap perkembangan, membutuhkan nutrisi yang lebih spesifik untuk otak.

Baca Juga

"Nutrisi spesifik dibutuhkan untuk organ tertentu seperti untuk perkembangan otak. Karena otak berfungsi mengontrol kecerdasan intelektual sosial dan emosional anak," ujar dokter pakar nutrisi Prof Dr dr Saptawati Bardosono, M.Sc, ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.

Berikut empat nutrisi penting yang dibutuhkan untuk perkembangan otak si kecil berdasarkan paparan dokter Saptawati yang berhasil VIVA rangkum.

Terpopuler

1. Asam lemak

Kandungan asam lemak dibutuhkan otak untuk mampu merespons sesuatu dengan cepat. Bahkan, mengonsumsi asam lemak juga mampu membuat sistem pencernaan menyerap secara maksimal.

"Asam lemak esensial yang cukup, maka semua respons cepat ditangkap otak. Juga dibutuhkan untuk mendinginkan dinding pencernaan agar penyerapan makanan dapat dilakukan dengan baik," kata dia. 

2. Vitamin A dan D

Vitamin A berfungsi untuk membangun jaringan di seluruh tubuh termasuk otak. Sumber vitamin A ada pada wortel, sayuran hijau, susu, keju, hingga telur.

Sementara sumber vitamin D mencakup ikan tuna, ikan salmon serta kuning telur. Itu sangat dibutuhkan si kècil dalam proses pembelajaran dan memori di otak sehingga memicu kemampuan maksimal pada motorik dan sosialnya.

3. Zat besi

Zat besi perlu dikonsumsi si kecil agar membuat perkembangan otaknya berjalan maksimal, di mana membuatnya mampu menjadi lebih pintar saat belajar. Sumber zat besi antara lain hati ayam atau sapi, seafood, kacang me?ah maupun kacang kedelai.

"Kekurangan zat besi biasanya membuat anak menjadi kurang pintar di sekolah," jelasnya.

4. Sayur dan buah

Sayur dan buah kaya akan vitamin dan mineral yang dibutuhkan otak untuk proses pembelajarannya. Bahkan, seratnya juga mampu berperan sebagai prebiotik yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan. (ren)

Topik Terkait
Saksikan Juga
Pro Kontra UU KPK, Massa yang Tolak dan Dukung Saling Demo
TVONE NEWS - 11 jam lalu