Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Minggu, 11 Agustus 2019 | 14:01 WIB

Tips Ajarkan Anak Tentang Makna Idul Adha

Team VIVA »
Tasya Paramitha
Isra Berlian
Foto :
  • VIVA.co.id/Nuvola Gloria
Ilustrasi warga salat idul adha di Masjid Al Azhar

VIVA – Hari ini umat muslim di dunia merayakan Hari Raya Idul Adha atau biasa juga disebut Hari Raya Kurban. Hal yang identik selama perayaan ini adalah ritual penyembelihan kurban hewan ternak, baik kambing, domba, maupun sapi.

Tak hanya ritual ibadah semata, momen Idul Adha bisa menjadi momentum menstimulasi karakter kesalehan sosial bagi anak. Saat kurban tiba, anak di berbagai lokasi masjid seringkali merasakan keseruan saat melihat hewan kurban akan disembelih.

Baca Juga

Meskipun sebagian anak ada yang tak siap saat melihat hewan kurban disembelih, namun keseruan ini penting disisipkan pendidikan karakter kepada anak agar ia mampu menangkap makna yang dalam dari prosesi kurban.

Berikut tips yang perlu diperhatikan orangtua, saat mengajarkan makna berkurban pada anak dari Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Dr. Susanto dari siaran pers yang diterima VIVA, Minggu, 11 Agustus 2019.

Terpopuler

1. Ceritakan kepada anak tentang sejarah kurban, agar anak mengetahui akar sejarah berikut nilai positifnya.

2. Ajak ada salat Idul Adha. Mengajak anak salat Idul Adha tak hanya mendidik anak agar taat beribadah, namun ia bisa mengenal akan rangkaian Idul Adha..

3. Jangan paksa anak. Jika anak tidak mau ikut salat Idul Adha, jangan paksa mereka. Sepanjang stimulasi terus dilakukan orangtua kepada anak dengan teknik yang baik, pada saatnya ia akan tumbuh kenyamanan untuk menjalankan salat Idul Adha.

4. Tumbuhkan anak akan pentingnya budaya hormat dan patuh. Saat Ibrahim diperintah oleh Allah SWT untuk mengurbankan anaknya, Nabi Ismail pun menunjukkan sikap hormat kepada orangtuanya dan patuh atas perintah Allah.

Budaya hormat harus diajarkan kepada anak seiring kompleksitas tantangan perkembangan anak dewasa ini. Apalagi ajaran agama, budaya indonesia dan ketentuan UU 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menegaskan bahwa hormat kepada orangtua dan guru merupakan kewajiban.

5. Jelaskan bahwa selain menjalankan perintah Allah, kurban juga mengajarkan untuk berbagi kepada orang yang tidak mampu. Dengan demikian, kurban mengajarkan kepekaan sosial dan berbagi kepada sesama yang membutuhkan.

Topik Terkait
Saksikan Juga
VIDEO: Salat Idul Adha Terbesar Dalam Sejarah Amerika!
BERITA - 14 hari lalu