Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Senin, 12 Agustus 2019 | 13:11 WIB

Rentan Iritasi Pernapasan, Begini 7 Langkah Lindungi Anak dari Polusi

Team VIVA »
Adinda Permatasari
Diza Liane Sahputri
Foto :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa
Ancam Kesehatan, Jakarta Darurat Polusi Udara.

VIVA – Kualitas udara di DKI Jakarta sempat tercatat sebagai yang terburuk di dunia. Menghirup polusi udara yang buruk tentu bisa berdampak bahaya terlebih untuk anak-anak.

Anak sangat rentan terhadap pajanan lingkungan. Anak-anak bernapas lebih cepat dibanding orang dewasa sehingga mereka akan menghirup lebih banyak polusi per kilogram berat badan dari udara berkualitas buruk.

Baca Juga

Anak berada dalam periode penting perkembangan sehingga pajanan racun dapat menyebabkan efek negatif. Anak juga mempunyai kebiasaan menjelajah dan beraktivitas di luar ruangan sehingga tergolong populasi yang rentan menghirup atau terpapar polusi udara.

"Pengaruh polusi udara yang paling umum pada anak yaitu iritasi mata dan saluran pernapasan, penurunan fungsi paru, dan perburukan penyakit paru dan jantung yang sudah ada sebelumnya," papar dokter spesialis anak konsultan respirologi RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Wahyuni Indawati, Sp. A (K), dikutip dari siaran pers, Senin 12 Agustus 2019.

Risiko perburukan penyakit paru, lanjut dokter Wahyuni, akan lebih tinggi pada anak yang memiliki penyakit sebelumnya seperti asma, pneumonia, penyakit jantung, gangguan imunitas, dan malnutrisi. Untuk itu, dokter Wahyuni membagikan beberapa tips untuk meminimalisir dampak kualitas udara yang buruk pada anak. 

1. Hindari jalan raya

Di jalan raya yang penuh dengan kendaraan potensi udaranya bisa lebih buruk akibat asap yang dihasilkan kendaraan. Untuk itu, hindari area ini agar paru-paru anak lebih sehat.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Polusi Kabut Asap di Kolaka Timur Semakin Parah
TVONE NEWS - 7 bulan lalu
Terpopuler