Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Kamis, 4 Juli 2019 | 06:16 WIB

Denda Batal Order Grab, Tak Sembarang Hukuman

Team VIVA »
Alika Noor Kholifah
Foto :
  • vstory
Grab.

VIVA – Perkara cancel order ojek online barangkali merupakan hal yang dianggap sepele selama ini. Tinggal klik tombol di aplikasi, pemesanan langsung batal. Sebagian orang mungkin merasa tak bersalah setelah melakukannya. Toh, enggak kenal juga sama driver-nya.

"Tapi saya sih, misalnya mau cancel order, komunikasi dulu sama driver. Namanya mereka kan kerja cari rezeki, kalau tiba-tiba kita ngebatalin order sepihak tanpa alasan yang bisa diterima, ya kurang tepat juga seperti itu," kata Mustika (bukan nama sebenarnya), pengguna layanan transportasi online yang bercerita pengalamannya membatalkan pesanan kepada VIVA, di Jakarta, Rabu, 3 Juli 2019.

Baca Juga

Mustika mengakui, pembatalan order ojek online yang ia lakukan, umumnya jika posisi pengemudi terlampau jauh sehingga membuat ia mau tak mau menunggu lama. Selain itu, kadang kala pelanggan juga terpaksa cancel order apabila driver tak responsif, di-chat enggak balas. Ditambah lagi posisinya di titik lokasi tak kunjung ada pergerakan. Ini yang biasa disebut sebagai driver PHP alias Pemberi Harapan Palsu.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Ikuti Permenkes, Anies Tetap Larang Ojek Bawa Penumpang
TVONE NEWS - 3 bulan lalu