Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Jumat, 2 Agustus 2019 | 05:36 WIB

Menggantung FPI

Team VIVA »
Syahrul Ansyari
Foto :
  • ANTARA FOTO/Novrian Arbi
Massa dari Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksi mengawal sidang putusan gugatan praperadilan atas SP3 kasus Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, 24 Oktober 2018.

VIVA - Sebuah petisi muncul di situs change.org pada awal Mei 2019, hampir satu bulan pasca-pemilu. Rupanya, petisi yang diinisiasi oleh seseorang bernama Ira Bisyir itu berisi sesuatu yang kontroversial, dan tentu saja mengundang pro dan kontra yaitu meminta Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo agar tidak memperpanjang izin Front Pembela Islam alias FPI, sebuah ormas Islam yang kiprahnya selama ini menjadi sorotan publik.

Saat petisi itu muncul, izin FPI memang mau habis. Batasnya 20 Juni 2019. Petisi itu lantas menilai FPI termasuk kelompok radikal. Bahkan mengkategorikan FPI pendukung kekerasan, juga pendukung Hizbut Tahrir Indonesia, yang kini sudah dibubarkan pemerintah.

Baca Juga

Baca selengkapnya: Muncul Petisi Ajak Setop Izin FPI. 

Topik Terkait
Saksikan Juga
Aksi PA 212: Korupsi Satu Miliar Keatas Potong Leher
BERITA - 4 bulan lalu