Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Kamis, 30 Januari 2020 | 18:38 WIB

Ada Fitur Canggih Kamera Tilang Elektronik yang Belum Diaktifkan

Team VIVA »
Yunisa Herawati
Foto :
  • ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/pd
Kamera E-TLE di Jakarta

VIVA – Pelanggaran lalu lintas di wilayah Polda Metro Jaya mulai berkurang angkanya sejak dua tahun lalu. Penyebabnya, hadir kamera yang memantau seluruh gerak gerik pengguna jalan.

Jika ada yang melanggar marka jalan atau tidak mematuhi rambu lalu lintas, gambarnya akan direkam dan dianalisa menggunakan perangkat lunak. Lalu, pemilik kendaraan bakal mendapat surat dari kepolisian soal pelanggaran tersebut.

Baca Juga

Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar menjelaskan, awalnya mereka hanya menggunakan dua kamera yang diletakkan di Bundaran Patung Kuda dan Sarinah. Kala itu, kemampuannya hanya bisa mendeteksi pelanggaran marka jalan dan lampu pengatur lalu lintas.

Namun kini, hampir semua jenis pelanggaran bisa dipantau dengan mudah. Mulai dari menerobos lampu lalu lintas, tidak mengenakan helm, hingga menggunakan tanda nomor kendaraan bermotor atau pelat palsu.

Terpopuler

Baca Juga: Harga Miliaran Rupiah, Alat Ini Pernah Jadi Andalan Polisi Indonesia

Fahri juga mengatakan, jenis kendaraan yang dipantau tidak terbatas pada mobil saja. Mulai 1 Februari 2020, Polda Metro juga akan melakukan uji coba pemantauan sepeda motor.

“Kameranya sama dengan untuk mengawasi mobil. Jadi, kamera itu kan perangkat kerasnya. Kami ubah perangkat lunaknya, agar mampu memantau sepeda motor,” ujarnya kepada VIVA, Kamis 30 Januari 2020.

Menurut Fahri, nantinya kamera akan dikembangkan lagi kemampuannya. Ia mengungkapkan, ada satu fitur canggih yang sebenarnya sudah bisa dilakukan oleh kamera tersebut, namun saat ini belum diaktifkan.

“Kamera ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) sudah bisa memantau kecepatan kendaraan, sama fungsinya seperti speed gun. Tapi, saat ini belum kami gunakan,” tuturnya.

Saat ditanya soal kapan kemampuan itu akan diterapkan, Fahri tidak bisa menyebutkan waktu pastinya. “Setelah memantau sepeda motor, akan kami valuasi kembali,” ungkapnya singkat.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Viral, Polisi Evakuasi Ibu Baru Melahirkan dari Tengah Hutan
TVONE NEWS - sekitar 1 bulan lalu