Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Rabu, 20 Februari 2019 | 15:49 WIB

Salah Kaprah Ketuk Bodi saat Beli Mobil Bekas

Team VIVA »
Rendra Saputra
Pius Yosep Mali
Foto :
  • Toyota Rush/Pius Mali
All New Toyota Rush di diler mobil bekas

VIVA – Semua pemilik mobil pasti menginginkan bodi kendaraannya mulus seperti baru. Tak heran jika saat hendak membeli mobil bekas, bagian bodi yang mendapat perhatian paling pertama.

Pembeli mobil bekas, biasanya akan mengetok bodi mobil yang diincar sebelum melakukan transaksi pembelian. Fungsinya untuk mengetahui kondisi pelat bodi dan cat-nya masih orisinal atau sudah dilakukan pendempulan serta dicat ulang.

Baca Juga

Pedagang mobil bekas dari showroom Jordy Mobil, Andi mengatakan, mengetuk bodi mobil memang bisa menjadi salah satu cara mengetahui keaslian bodi dan cat.

"Memang kalau bodi dan cat asli pabrikan kalau diketuk, bunyinya lebih nyaring. Nah, yang bekas repaint, apalagi pakai dempul kebanyakan, bunyinya kayak lebih padat begitu," ucap Andi kepada VIVA, Rabu 20 Februari 2019.

Terpopuler

Meski mengetuk bagian pintu mobil banyak dilakukan oleh pembeli yang datang ke showroom-nya, Andi mengatakan, tak melulu bunyi yang lebih berat pada bagian pintu menandakan bagian tersebut telah direkondisi. Bisa jadi ada peredam yang dipasang di dalamnya.

Untuk memastikan, ketuklah empat pintu samping bahkan hingga bagian bagasi. Jika bunyi yang dihasilkan tidak senyaring bagian fender, maka bisa jadi ada peredam tambahan yang dipasang pemilik terdahulu.

"Kalau diketuk-ketuk satu pintu bunyinya enggak nyaring, coba bagian pintu lain. Kalau semuanya sama, berarti ada peredam di bagian dalam pintu," ujarnya.

Selain mengetuk bodi, cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan memperhatikan garis antara bagian bodi samping. Jika tidak simetris, bisa jadi juga sudah pernah diperbaiki.

"Liat aja garis pintunya, kalau enggak rata, ya bisa aja sudah pernah lecet terus dicopot untuk perbaikan, tetapi pas  dipasangnya enggak rapih," tutur Andi. (yns)

Topik Terkait
Saksikan Juga
Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Mudik dengan Mobil
OTOMOTIF - lewat 3 tahun lalu