Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Selasa, 25 Juni 2019 | 11:18 WIB

Wow, Bos Daihatsu Indonesia Blak-blakan Buka Rahasia Dapur

Team VIVA »
Yunisa Herawati
Foto :
  • VIVA.co.id/Hadi Suprapto
Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra

VIVA – Setiap tahun, produsen otomotif selalu berusaha memberikan sesuatu yang baru bagi konsumen. Entah itu dalam bentuk penyegaran, atau membuat produk belum pernah dihadirkan sebelumnya.

Karena pabrik memiliki kemampuan dan pengalaman, tidak heran apabila banyak yang beranggapan, membuat mobil baru bisa dilakukan dengan mudah. Namun ternyata, hal itu salah besar.

Baca Juga

Hal itu diungkapkan Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra. Menurut wanita yang akrab disapa Amel tersebut, salah satu faktor yang harus dipertimbangkan saat memproduksi model baru, yakni investasi.

“Kalau mau bikin satu mobil, investasi minimum Rp2 triliun. Kalau volumenya itu hanya 100-200 unit per bulan, harga mobil akan terlalu mahal, enggak nutup (biaya produksi),” ujarnya di Jakarta, Selasa 25 Juni 2019.

Terpopuler

Amel mencontohkan, saat ini city car Sirion masih didatangkan secara utuh dari Malaysia, karena ADM belum berniat untuk memproduksinya secara lokal. Alasannya sederhana, pasar mobil lima penumpang itu lebih banyak di Negeri Jiran.

“Budayanya beda. Kalau orang Indonesia beli mobil, mikirnya bukan buat pemakaian sendiri. Kalau akhir pekan, mau sama keluarga. Kalau mudik, mau bawa banyak barang. Jadi, sampai sekarang MPV (multi purpose vehicle) masih jadi idaman," tuturnya.

Berbeda dengan warga Malaysia, yang menurutnya lebih realistis dalam cara berpikir. “Mereka enggak mikir tradisi pulang kampung seperti kita,” ungkapnya. (kwo)

Topik Terkait
Saksikan Juga
Review Fitur Daihatsu Grand New Xenia 2019, Apa Kelebihanya?
OTOMOTIF - 9 bulan lalu