Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Selasa, 10 Desember 2019 | 15:53 WIB

Beberapa Pengguna Honda ADV 150 Mengeluh Gredek

Team VIVA »
Yunisa Herawati
Foto :
World Premiere Riding Experience Honda ADV 150  di Bali

VIVA – Pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show 2019, PT Astra Honda Motor resmi meluncurkan ADV 150. Motor ini masuk dalam segmen skuter matik, dan diposisikan sejajar dengan PCX 150.

Desainnya mirip motor petualang, dengan jarak suspensi lebih panjang dan bodi lebih kekar. Direktur Pemasaran AHM, Thomas WIjaya mengaku yakin, kedua model tidak akan saling berebut konsumen.

Baca Juga

"PCX itu kebanyakan pria dan wanita, karena modelnya lebih elegan. Kalau ADV ini kan manly, jadi segmen berbeda dong," ujarnya di Ambarawa, Jawa Tengah belum lama ini.

Meski demikian, mesin yang dipasang di keduanya memiliki spesifikasi yang mirip, yakni satu silinder berkapasitas 153cc. Tenaga mesin disalurkan ke roda belakang, melalui transmisi matik jenis continuously variable transmission atau CVT.

Terpopuler

Thomas menjelaskan, ADV 150 adalah produk AHM yang dibuat di Indonesia, dan akan dipasarkan di luar negeri. Sehingga, standar yang mereka terapkan lebih spesial.

“ADV 150 kualitasnya sudah dicek dengan baik. Kami juga akan ekspor, jadi sudah memenuhi kualitas global,” tuturnya.

Namun, berdasarkan informasi yang tertera di laman change.org, dikutip Selasa 10 Desember 2019, muncul petisi yang meminta AHM untuk menarik kembali ADV 150. Alasannya, pengguna mengalami masalah yang sama dengan kasus PCX 150.

“Menurut pengakuan AHM di beberapa media massa yang akredibiltasnya tinggi dan terjamin, Honda ADV bebas gredek, bebas masalah yang sama seperti PCX 150. kenapa banyak konsumen yang menerima Unit malah banyak gredek, termasuk diri saya pribadi,” tulis pemilik akun Mr. F 007.

Petisi yang diunggah tiga hari lalu itu, saat ini sudah diteken lebih dari 70 orang.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Honorer Dipecat, Misteri Pil Koplo dan Jurnalis Ditangkap
BERITA - 14 jam lalu