Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Rabu, 7 Agustus 2019 | 13:40 WIB

Kebiasaan Buruk Ini Bisa Bikin Rem Motor Blong

Team VIVA »
Yunisa Herawati
Foto :
  • DAM
Teknisi mengecek rem sepeda motor

VIVA – Salah satu penyebab kecelakaan bus yang sering diberitakan di media, adalah karena rem tidak berfungsi sempurna atau blong. Namun ternyata, hal itu juga bisa dialami oleh semua jenis kendaraan, termasuk sepeda motor.

Istilah rem blong digunakan, ketika kendaraan tidak bisa berkurang lajunya, meski pedal rem sudah diinjak atau ditarik. Penyebab yang umum, adalah karena sistem rem bekerja terlalu berat. Hal itu diungkapkan oleh General Manager Technical Service Division PT Astra Honda Motor, Wedijanto Widarso.

Baca Juga

“Yang bikin rem blong itu panas. Karena, kampas bergesekan terus dengan cakram. Saat terus bergesekan, maka efeknya ke minyak rem,” ujarnya di Jakarta, Rabu 7 Agustus 2019.

Panas memang menjadi kelemahan utama dari sistem pengereman kendaraan. Meski sudah didesain secanggih mungkin, namun minyak rem juga memiliki titik didih tertentu.

Terpopuler

Contohnya, minyak rem DOT 4 akan mendidih, jika terpapar suhu 155 derajat Celcius. Sementara, minyak rem DOT 5 titidk didihnya 180 derajat Celcius. Ketika mendidih, maka minyak akan berubah jadi gelembung, sehingga tekanan pada kampas rem berkurang.

Lebih jauh Wedijanto menjelaskan, salah satu penyebab rem sepeda motor panas, adalah karena kebiasaan pengendaranya meletakkan jari atau kaki di tuas rem.

“Banyak kan yang naik motor, tangan atau kakinya menempel di tuas rem. Akibatnya, rem terus bekerja, jadi panas,” tuturnya.

Diketahui, PT Astra Honda Motor menggelar kontes layanan Honda Nasional yang ke-13. Hal ini diklaim dilakukan untuk meningkatkan pelayanan pada konsumen. 

Setidaknya, ada empat kategori peserta yang dilombakan dengan bekerja sama main dealer. Yaitu, pimpinan jaringan konsumen, frontline people, deliveryman dan customer retention officer. Penilaian dibagi menjadi dua kelompok yakni reguler dealer dan wing atau big wing dealer.
 
"Juara pertama akan mendapat Honda Vario 150 dan pergi ke Hongkong. Di Hongkong mereka bisa belajar servis dan belajar industri lain. Juara kedua mendapat peralatan elektronik dan ke Singapura, ini juga berlaku bagi juara ketiga," kata General Manager Honda Customer Care Center Division AHM, Istiyani Susriyati. (kwo)

Topik Terkait
Saksikan Juga
Honda PCX Listrik Resmi, Tapi Kok Enggak Bisa Dibeli?
OTOMOTIF - 7 bulan lalu