Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Rabu, 19 Juni 2019 | 14:35 WIB

Demi Bayi, Pria Flores Beli 14 Motor Bebek

Team VIVA »
Krisna Wicaksono
Pius Yosep Mali
Foto :
  • VIVA/Pius Mali
Mansetus Balawala

VIVA – Tidak seperti Jakarta yang memiliki banyak pilihan kendaraan untuk menuju suatu lokasi, akses transportasi di wilayah Kabupaten Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur sangat terbatas. Kondisi ini menggugah hati pria bernama Mansetus Balawala.

Dia memiliki inisiatif, untuk meminjamkan 14 unit motor dan memberikan perawatan berkala secara gratis. Fasilitas tersebut diberikan kepada para bidan, dokter dan mantri yang bertugas di Larantuka.

Baca Juga

"Dengan mengendarai motor, para bidan, mantri, dan dokter dapat lebih cepat serta lebih mudah menjangkau warga, terutama saat situasi mendesak," ujarnya di Jakarta, Rabu 19 Juni 2019.

Pada awal 2000, Mansetus berdiskusi dengan petugas kesehatan dan penyuluh lapangan keluarga berencana di Larantuka. Dari diskusi tersebut, dia mengetahui bahwa angka kematian ibu dan anak di Flores cukup tinggi.

Terpopuler

Salah satu penyebabnya, karena petugas kesehatan terlambat datang, lantaran kurangnya transportasi yang memadai dan kondisi medan yang cukup menantang untuk dilalui.  

Dua tahun sesudahnya, Mansetus bersama beberapa rekannya mendirikan Yayasan Kesehatan untuk Semua (YKS) NTT.  Yayasan ini memperkenalkan program peminjaman sepeda motor, untuk membantu kegiatan operasional petugas kesehatan di lapangan. 

"Awalnya, kami punya Yamaha YT-115, terus ada bidan yang kesulitan pakai itu. Kami beli Force1 bekas. Tahun 2005, kami ganti semua dengan Honda Revo," tuturnya.

Bukan hanya meminjamkan sepeda motor, dia bersama dengan anggota YKS juga memberikan pelatihan berkendara bagi bidan dan mantri, serta menyediakan jasa bengkel gratis bagi motor-motor yang dipinjamkan kepada petugas.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Di Malaysia Motor Masuk Tol Gratis Tapi Kecelakaan Bertambah
TVONE NEWS - 8 bulan lalu