Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Senin, 22 Oktober 2018 | 00:34 WIB

Debat Capres-Cawapres di Kampus Terganjal UU?

Team VIVA »
Dedy Priatmojo
Arrijal Rachman
Bayu Nugraha
Foto :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 1 Joko Widodo-Maaruf Amin (kiri) dan Capres-Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno berbincang saat menghadiri Deklarasi Kampanye Damai dan Berintegritas di kawasan Monas, Jakarta

VIVA – Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengusulkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebaiknya debat kandidat antar pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden digelar di kampus.

Nantinya, kata Dahnil, debat tersebut hanya dihadiri oleh akademisi dan mahasiswa yang terpilih, bukan simpatisan para capres.

Baca Juga

"Nah mereka yang menguji, daripada capek-capek mengundang panelis dan sebagainya. Kami mengusulkan ke KPU bahwa debat idealnya digelar di kampus saja, kemudian pesertanya akademisi dan mahasiswa saja," kata kata Dahnil dalam keterangannya, Minggu, 21 Oktober 2018.

Mengenai bahasa yang digunakan, kata Dahnil, hendaknya memakai bahasa Indonesia tapi jika akan disisipi bahasa Inggris Prabowo-Sandiaga dia sebut juga siap.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Begini Kata Jusuf Kalla Usai Nonton Debat Capres 2019
BERITA - sekitar 1 tahun lalu