God Bless Guncang Jawa Timur dengan Lagu-lagu Rock Lawas

God Bless menghibur warga Surabaya.
Sumber :
  • VIVA/Nur Faishal

VIVA – Usia boleh tua, tapi energi grup musik legendaris, God Bless, tak ikut kendur saat beraksi di atas panggung. Di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu malam, 13 Oktober 2019, Ahmad Albar dan kawan-kawan, personel grup beraliran rock itu, pun mampu membuat tubuh hadirin bergoyang spontan. Yang tua dan yang muda ikut bernyanyi.

God Bless jadi penghibur pamungkas di atas panggung hiburan Pesta Rakyat Jawa Timur dalam rangka HUT Jatim ke-74 itu. Sebelumnya, turut menghibur ribuan warga yang memadati Jalan Gubernur Suryo, Kla Project dan putri dari Sophia Latjuba buah pernikahan dengan Indra Lesmana, Eva Celia Latjuba.

Lagu-lagu hits, kebanyakan populer di tahun 1970-an, dinyanyikan oleh God Bless. Lagu pertama yang dilantunkan berjudul Kehidupan. Setelah itu Syair Kehidupan. "Kita lanjut dengan lagu lebih jadul lagi, dibuat pada tahun 1977. Masih ingat? Panggung Sandiwara," kata Ahmad Albar kepada penonton. 

Setelah itu, Bis Kota dan Semut Hitam yang populer di tahun 1980-an dibawakan Ahmad Albar Cs. Penampilan mereka dipungkasi dengan lagu Rumah Kita. Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar dan Emil Dardak, Kepala Polda Jatim Inspektur Jenderal Polisi Luki Hermawan, serta Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi, bergabung.

Kendati nyanyian yang dibawakan God Bless lagu-lagu lawas, namun hadirin yang kebanyakan generasi 2000-an dan milenial turut larut. Semua ikut bernyanyi menirukan lirik lagu yang dibawakan grup musik yang menginspirasi lahirnya grup-grup musik rock Tanah Air itu, seperti Slank dan Elpamas. Dahaga warga Kota Surabaya akan musik rock seakan sirna. "Semoga Jawa Timur lebih maju," doa Ahmad Albar.

Begitu Rumah Kita usai, warna-warni kembang api meluncur dari balik Gedung Grahadi. Sinarnya memecah, membuat langit malam Kota Surabaya penuh cahaya. Gubernur Khofifah kemudian meminta hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama. "Jogo Jawa Timur tetap kondusif, nggeh," pinta Khofifah.