Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Selasa, 25 Juni 2019 | 16:50 WIB

Miris, Atlet Berlatih dalam Gelap Gulita Akibat Listrik Diputus

Team VIVA »
Luzman Rifqi Karami
Sadam Maulana (Palembang)
Foto :
  • VIVA/Sadam Maulana (25-06-19)
Atlet berlatih di kegelapan di Jakabaring Sports City.

VIVA – Diputusnya aliran listrik di Kompleks Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, oleh PT PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu atau WS2JB, memiliki dampak yang cukup besar terhadap persiapan atlet.

Bahkan, agar tetap dapat berlatih, atlet renang nekat menggelar latihan tanpa fasilitas penerangan. Pelatih cabang olahraga Akuatik nomor loncat indah Sumatera Selatan, Meirizal Usra, turut mengeluhkan mati listrik di Stadion Aquatic Jakabaring.

Baca Juga

Karena tidak adanya fasilitas penerangan, anak asuhannya tidak dapat berlatih secara maksimal. Sebab, ruang trampolin atau tempat latihan di darat menjadi gelap.

"Kami berusaha dengan menggunakan lampu emergency kecil. Sementara untuk latihan di luar, kolam air tidak jernih. Air berwarna hijau, sehingga atlet susah untuk menentukan entry-nya," kata Meirizal, Selasa 25 Juni 2019.

Terpopuler

Meirizal menyesali kondisi ini, karena loncat indah merupakan salah satu cabang olahraga yang dituntut dapat meraih prestasi lebih pada Pekan Olahraga Nasional atau PON XX-2020 di Papua.

Di mana selama ini, loncat indah selalu menjadi andalan untuk meraih medali bagi kontingen Sumatera Selatan. Pada PON di Jawa Barat, loncat indah dapat medali perak dan perunggu. Perak didapat dari nomor sinkro putra dan perunggu diperoleh dari sinkro putri.

Sedangkan pada PON Papua nanti, berpotensi meraih medali emas dari nomor sinkro menara putra dan sinkro menara putri atau individual papan 1 meter.

"Target kita ini cukup tinggi dan menjanjikan. Tapi, bagaimana kita akan mempersiapkan diri dengan maksimal kalau kondisi seperti ini," keluhnya.

Jam latihan saat ini sudah terpotong atau tidak mencukupi karena ketidaktersediaan listrik. Biasanya latihan berlangsung dari pukul 15.30-20.00 WIB. Sekarang latihan hanya tiga jam dari pukul 15.00-18.00 WIB.

Meirizal berharap, pada pihak terkait agar bisa segera mengatasi masalah listrik yang sudah padam mengaliri venue di Jakabaring Sport City sekitar dua pekan. Dan hingga kini aliran listrik belum kunjung menyala.

"Selain listrik, paling penting sebenarnya air yang keruh itu agar cepat diganti. Sehingga atlet-atlet kita bisa berlatih maksimal," terangnya.

PT PLN Unit Induk WS2JB memutus aliran listrik di Kompleks JSC karena adanya tunggakan listrik selama tiga bulan. Karena masalah itu, aliran listrik di JSC diputus sementara waktu hingga tunggakan diselesaikan. (one)
 

Topik Terkait
Saksikan Juga
Jokowi Tinjau Stadion Papua Bangkit, Begini Penampakanya!
BERITA - 4 bulan lalu