Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Kamis, 22 Agustus 2019 | 02:44 WIB

Pogba Dibully, Twitter Turun Tangan

Team VIVA »
Siti Sarifah Alia
Foto :
  • Sky Sports
Gelandang Manchester United, Paul Pogba

VIVA – Pelecehan rasial oleh netizen yang ditujukan kepada Paul Pogba dianggap sudah keterlaluan. Pihak Twitter pun menyadari hal ini dan mereka dijadwalkan akan bertemu dengan manajemen Manchester United terkait hal ini. 

Gelandang tengah MU itu belakangan memang sedang menjadi bulan-bulanan netizen, khususnya warga Twitter. Hal ini terjadi usai Paul Pogba gagal mengeksekusi penalti ke gawang Wolverhampton Wanderers. Ujung-ujungnya, skor imbang antarkeduanya.

Baca Juga

Insiden ini pun membuat Twitter merasa harus mengambil aksi serius. Platform media sosial itu telah berencana untuk bertemu dengan berbagai organisasi dan pihak terkait untuk membahas cara menanggulangi anti-rasisme, termasuk dengan organisasi sosial bernama Kick it Out, dan juga Manchester United.

"Dalam beberapa pekan ke depan, perwakilan kami akan bertemu dengan banyak pihak atau organisasi. Kami juga akan bertemu dengan Manchester United untuk menjelaskan aksi proaktif yang sudah kami lakukan untuk menghalau pelecehan rasisme, terutama terhadap para pemain sepakbola di Inggris," pernyataan resmi Twitter, dikutip dari Sports Mole UK, Kamis, 22 Agustus 2019.

Terpopuler

Twitter mengaku telah melakukan berbagai cara untuk menanggulangi hal tersebut. Ini termasuk melakukan dialog terbuka yang sehat dengan para mitra. Namun itu tetap dirasa tak cukup tanpa melibatkan para pengguna itu sendiri.

"Kita harus melakukan hal yang lebih lagi untuk melindungi pengguna kami. Tidak ada tempat bagi pelaku rasis di platform kami, dan kami sangat mengutuk hal itu," ujar pihak Twitter.

Twitter juga mengungkapkan jika pihaknya telah memblokir atau secara permanen, akun-akun yang telah terbukti melakukan pelecehan rasisme di platform tersebut.

Saat dikonfirmasi Sports Mole, manajemen MU mengamini. Mereka mengatakan memang sudah ada kontak dengan pihak Twitter terkait hal ini, namun jadwal pertemuan masih akan ditentukan kemudian. Oleh karena itu MU meminta Twitter untuk secepatnya mengambil langkah yang diperlukan.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Justice For Audrey, Kisah Penyiksaan Siswi SMP di Pontianak
BERITA - 6 bulan lalu