Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Rabu, 30 Oktober 2019 | 14:08 WIB

Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Ancaman Krisis Reputasi Gerindra

Fadhilsyah
Foto :
  • vstory
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) didampingi Wakil Ketua Umum Edhy Prabowo mengangkat ibu jari seusai bertemu Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). Prabowo mengaku siap membantu di dalam pemer

VIVA – Presiden Jokowi baru saja membentuk Kabinet Indonesia Maju untuk membantu melaksanakan program kerja yang akan dilakukan presiden selama 5 tahun ke depan. Yang menarik dalam pembentukan kabinet kali ini adalah bergabungnya Prabowo Subianto menjadi menteri pertahanan.

Jika partai melakukan maneuver berpindah koalisi itu sudah menjadi  hal biasa dalam dunia perpolitikan dan menjadi sebuah bagian dinamika poltik. Tetapi yang menjadi hal di luar dugaan adalah Prabowo Subianto yang menjadi rival Jokowi selama 10 tahun dalam ajang Pilpres menjadi menteri pertahanan yang tugas menteri adalah membantu menjalankan program presiden.

Baca Juga

Helmke dan Levitsky (2004) mencatat akan muncul dan menguat empat pola interaksi politik, yakni pola melengkapi, mengakomodasi, menyaingi, dan menggantikan. Setiap pola tersebut memiliki pendekatan berbeda-beda.

Tentunya apa yang telah dilakukan oleh Jokowi untuk menugaskan Prabowo menjadi menteri pertahanan adalah pendekatan melengkapi dan mengakomodasi lawan politik.

Langkah tersebut bisa dikatakan baik bagi Jokowi karena untuk mensuksekan di akhir periode keduanya. Dari perspektif legislatif pun dengan bergabungnya Gerindra dengan koalisi akan memudahkan proses program-program Jokowi diparlemen seperti anggaran dan sebagainya.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Bertemu Prabowo Awal 2020, Jokowi: Ini Tamu Besar!
BERITA - 7 bulan lalu
Terpopuler