Agung Podomoro soal Fintech Ilegal | Halaman 2

Agung Podomoro soal Fintech Ilegal

Jumat, 10 Januari 2020 | 09:50 WIB
Oleh :
Hal itu, untuk menjawab surat edaran dari OJK mengenai Fintech ilegal.
Mall Central Park, Jakarta
Photo :

Mall Central Park, Jakarta

"Prinsip kehatian-hatian, senantiasa menjadi prioritas kami dalam menjalankan kegiatan usaha. Pemilihan tenant di Mall Central Park, juga sudah melalui mekanisme yang ketat tersebut," tegasnya.

Ia menyayangkan, penyebutan nama Central Park dalam surat OJK, karena hal tersebut dapat berdampak sangat negatif pada reputasi APLN.

Seperti diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau fintech penyedia platform peer to peer (P2P) lending untuk tidak membuka cabang di dua wilayah, yakni wilayah Central Park (Jakarta Barat) dan Pluit (Jakarta Utara) dalam surat bernomor S-I/NB.213/2020.

Mereka mengatakan, mayoritas gedung perkantoran dan bisnis di area tersebut terindikasi merupakan pusat beroperasinya banyak fintech yang tidak terdaftar/ tidak berizin OJK.

Berita Terkait :
Saksikan Juga
Artikel Terpopuler