Jokowi: BBM Naik 500 Perak Demo Bisa Empat Bulan - VIVA
X
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Selasa, 12 Februari 2019 | 00:09 WIB

Jokowi: BBM Naik 500 Perak Demo Bisa Empat Bulan

Dia membandingkan dengan respons warga Papua selama ini.
Petugas SPBU melayani masyarakat dengan mengisi BBM jenis Pertalite di Kota Sorong, Papua Barat
Photo :
  • ANTARA FOTO/Olha Mulalinda

Petugas SPBU melayani masyarakat dengan mengisi BBM jenis Pertalite di Kota Sorong, Papua Barat

VIVA – Presiden Joko Widodo bicara soal keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Hal ini disampaikan Jokowi saat pidato dalam hari ulang tahun Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) ke-50, Senin, 11 Februari 2019.

Keadilan yang dimaksudkan Jokowi adalah soal harga BBM yang ada di Papua. Menurut pengakuannya, di sana dahulu harga BBM bisa 10 kali lipat dibandingkan harga di Jawa.

"Saya sudah empat kali datang ke sana (Papua). Saya tanya kepada rakyat, harga BBM berapa? Di sini harga BBM 60 ribu per liter. Tapi pas cuaca tidak baik di sini harga bisa 100 ribu per liter," kata Jokowi di Hotel Sahid Jakarta Pusat.

Jokowi melanjutkan, harga BBM saat ini (Premium) Rp6.450 dan Papua juga begitu.  

Namun Jokowi mengaku heran saat BBM naik Rp500 saja di Jakarta bisa memicu demonstrasi tiga hingga empat bulan. Padahal di Papua saja, kata dia, saat harga bisa sampai Rp100 ribu, tidak ada yang melakukan demonstrasi.

"Di sini kita harga BBM 6.450, naik 500 perak demo tiga bulan sampai empat bulan. Di Papua naik 10 kali lipat tidak ada demo di depan Istana," ucapnya.

"Artinya di sini 6.450 di sana juga harusnya begitu. Tapi kalau di sana tinggi, betul-betul tidak ada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata dia. (ase)

Topik
loading...
Muat Lainnya...