Satgas Waspada Investasi Hentikan Kegiatan 144 Fintech Ilegal
Senin, 29 April 2019 | 16:19 WIB

Satgas Waspada Investasi Hentikan Kegiatan 144 Fintech Ilegal

Selain itu, 73 penawaran investasi ilegal pun dilarang OJK.
Ilustrasi fintech.
Photo :
  • Entrepreneur

Ilustrasi fintech.

VIVA – Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi, kembali menemukan 144 entitas yang melakukan kegiatan bidang Financial Technology atau fintech ilegal. Kegiatan fintech tersebut pun dihentikan.

Ketua Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tongam L Tobing mengungkapkan, mereka melakukan kegiatan usaha peer to peer lending namun tidak terdaftar atau memiliki izin usaha dari OJK.

“Jumlah fintech lending ilegal yang beredar masih banyak. Kami mohon masyarakat tetap waspada dan berhati-hati sebelum memilih perusahaan fintech lending. Gunakan fintech lending yang sudah terdaftar di OJK sebanyak 106 perusahaan,” kata Tongam, dikutip dari keterangan resminya, Senin 29 April 2019. 

Sampai saat ini, lanjutnya, jumlah fintech peer to peer lending tidak berizin yang ditemukan Satgas Waspada Investasi pada 2018 sebanyak 404 entitas. Sedangkan pada 2019, sebanyak 543 entitas, sehingga secara total saat ini yang telah ditangani sebanyak 947 entitas.