YLKI Kritik Kebijakan 'One Way' 24 Jam Saat Mudik di Tol Trans Jawa
Senin, 20 Mei 2019 | 17:08 WIB

YLKI Kritik Kebijakan 'One Way' 24 Jam Saat Mudik di Tol Trans Jawa

"Jadi, jangan memudahkan yang lain, tetapi mengorbankan yang lain."
Kepadatan lalu lintas di kawasan Tol Bekasi arah Cikampek, Jawa Barat.
Photo :
  • Deni/ Bekasi

Kepadatan lalu lintas di kawasan Tol Bekasi arah Cikampek, Jawa Barat.

VIVA – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia atau YLKI mengkritik rencana pemerintah yang akan memberlakukan sistem satu arah atau 'One Way' di tol Trans Jawa, saat mudik Lebaran 2019. Hal itu, karena sistem satu arah ini berlaku selama 24 jam yang rencananya diterapkan selama empat hari sejak 30 Mei sampai 2 Juni 2019.

Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi mengatakan, pihaknya memberikan peringatan keras kepada pemerintah untuk hati-hati menerapkan one way secara maraton tersebut.

"Itu akan membuat daerah penyangga di Bekasi itu akan merah total atau tidak bergerak sama sekali, jadi perlu dipertimbangkan," kata Tulus di sela peninjauan Gerbang Tol Cikampek Utama, Senin 20 Mei 2019.