Alasan Lion Air Belum Turunkan Tarif Tiket 50 Persen - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Jumat, 12 Juli 2019 | 21:14 WIB

Alasan Lion Air Belum Turunkan Tarif Tiket 50 Persen

Lion Air berjanji perbaiki sistem hingga Kamis pekan depan.
Armada pesawat Lion Air
Photo :
  • ANTARA Foto/Muhammad Iqbal

Armada pesawat Lion Air

VIVA – Dua maskapai berbiaya rendah atau Low Cost Carrier, yakni Citilink dan Lion Air, telah sepakat dengan pemerintah untuk menurunkan tarif tiketnya sebesar 50 persen dari Tarif Batas Atas. Meski demikian, yang baru menjalankan kesepakatan itu baru maskapai Citilink.

Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengatakan, Lion Air mengaku belum mampu memenuhi kewajiban itu, karena sistem pemesanan tiketnya yang belum bisa menyesuaikan dengan kewajiban yang telah ditetapkan.

"Ternyata memang baru Citilink yang sudah siap sistem reservasinya, sementara Lion Air masih butuh waktu untuk adjustment sistem reservasi karena pricing system dan lain-lain. Intinya untuk Citilink sudah mulai berlaku kemarin per pukul 00.00, sedangkan untuk Lion masih meminta waktu," kata dia di kantornya, Jakarta, Jumat, 12 Juli 2019.

Susiwijono mengaku telah memberikan kesepahaman atas kendala Lion tersebut. Dikatakannya, Lion Air pun telah meminta waktu tambahan dan berjanji untuk memperbaiki sistemnya paling lambat Kamis pekan depan. 

"Setiap maskapai pasti punya sistem sendiri-sendiri. Mereka (Lion) akan upayakan secepatnya dan tadi setelah kita diskusi dengan mereka, Kamis depan baru akan mulai live sistemnya dengan kebijakan terbaru ini," tutur dia.

Menurut Susiwijono, memang tidak ada sanksi yang bila kesepakatan tersebut tidak ditepati. Itu karena kesepakatan hasil rapat koordinasi atau rakor pemberian diskon tiket pesawat LCC sebesar 50 persen untuk Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 10.00-14.00, merupakan kesepahaman bersama pihak terkait.

"Kita sudah diskusi panjang, ternyata pelaksanaan kebijakan ini tidak diperlukan aturan khusus, jadi enggak perlu ada permenko (peraturan menteri koordinator), permenhub (peraturan menteri perhubungan), karena ini kesepahaman semua pihak tadi dalam rangka menyediakan penerbangan murah," ungkap dia.

"Untuk melaksanakan kebijakan penurunan tarif jadwal tertentu itu kita gunakan hasil rakor kemarin-kemarin. Kita minta laksanakan sesuai kewenangan dan aturan proses bisnis masing-masing. Ini sama dengan hasil rakortas (rapat koordinasi terbatas) pangan," ujarnya.

Saksikan Juga

Diskon Tarif Pesawat Berlaku, Maskapai Butuh Penyesuaian

TVONE NEWS - 2 bulan lalu
loading...
Muat Lainnya...