Penumpang Pesawat Naik Pada Lebaran 2019, Kereta Api Malah Turun - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Kamis, 1 Agustus 2019 | 18:08 WIB

Penumpang Pesawat Naik Pada Lebaran 2019, Kereta Api Malah Turun

jumlah penumpang pesawat pada Juni 2019, naik. Sebaliknya, KA turun.
Kepala BPS Suhariyanto.
Photo :
  • Arrijal Rachman/VIVA.co.id.

Kepala BPS Suhariyanto.

VIVA – Badan Pusat Statistik mengungkapkan, jumlah penumpang angkutan udara pada Juni 2019, mengalami kenaikan 33,55 persen dibanding bulan sebelumnya. Meski begitu, jika di bandingkan periode yang sama tahun sebelumnya mengalami penurunan 16,99 persen.

Kepala BPS, Suhariyanto menjelaskan, jumlah penumpang pesawat pada bulan Lebaran itu mencapai 7,02 juta orang, lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah pada Mei 2019 yang sebanyak 5,25 juta orang. Meski lebih rendah, dibandingkan pada Juni 2018, sebanyak 8,45 juta orang.

"Jadi, kalau penumpang pada Juni, adanya momen Lebaran dan tentu sebabkan jumlah penumpang angkutan udara domestik masih naik 33,5 persen," kata dia, saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis 1 Agustus 2019.

Meski begitu, Suhariyanto mengatakan, kenaikan itu tidak serta merta dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah yang memutuskan untuk menurunkan Tarif Batas Atas (TBA) tiket pesawat pada Mei 2019, sebesar 12-16 persen.

"Apakah penurunan ini dampak penurunan TBA? BPS ketika melakukan pemantauan harga di 82 kota, intinya kita lihat apakah ada kenaikan dan turunnya tiket? Tetapi, kita enggak pilah-pilah, apakah karena dampak kebijakan, karena sulit sekali," tutur dia.

Namun, kondisi itu berbanding terbalik dengan jumlah penumpang untuk angkutan kereta api yang mengalami penurunan. Berdasarkan catatannya, pada bulan itu jumlah penumpang angkutan kereta api sebanyak 35,09 juta, turun 0,03 persen dibandingkan bulan sebelumnya, meski naik 6,24 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

"Perlu dipahami, jumlah ini 74 persen berasal dari KRL commuterline. Karena, mayoritas penumpang kereta api commuterline dan banyak hari libur di sana (Juni), 10 hari cuti bersama, menyebabkan jumlah penumpang KRL turun 2,5 juta atau setara sembilan persen. Turun tipis dari bulan lalu, meski year on year meningkat," jelas dia.

Sementara itu, untuk angkutan laut, tercatat mengalami pertumbuhan signifikan pada Juni 2019. Suhariyanto mengatakan, jumlah penumpang angkutan laut pada bulan itu sebanyak 2,36 juta orang, naik 12,89 persen jika dibandingkan dengan Mei 2019 dan naik 13,97 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya.

"Jadi, kenaikannya cukup signfikan. Sebaliknya, jumlah barang yang diangkut lewat laut turun 7,88 persen, karena angkutan berbagai keperluan Lebaran sudah dimulai H-10. Jadi, sudah sejak bulan Mei," ungkap dia.

Saksikan Juga

Lonjakan Arus Kendaraan di Tol Palimanan Menuju Jakarta

TVONE NEWS - 3 bulan lalu
loading...
Muat Lainnya...