Melonjaknya Harga Cabai Diakui Kementan Akibat Produksi Petani Minim - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Jumat, 2 Agustus 2019 | 14:46 WIB

Melonjaknya Harga Cabai Diakui Kementan Akibat Produksi Petani Minim

Harga cabai di tingkat petani menyentuh angka Rp60 ribu per kilogram.
Panen cabai merah di Indramayu, Jawa Barat
Photo :
  • ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Panen cabai merah di Indramayu, Jawa Barat

VIVA – Kenaikan harga cabai merah yang terjadi saat ini diakui Kementerian Pertanian karena kurangnya produksi di tingkat petani. Minimnya produksi membuat harga cabai di tingkat petani sentuh Rp60 ribu per kilogram.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto mengatakan, turunnya produksi disebabkan oleh petani cabai yang tidak merawat tanamannya dan memanen cabai. 

"Ya ini memang karena pengaruh yang jelas, karena kemarin kan cabai sempat harga nya jatuh. Nah karena harga jatuh, tanaman enggak dirawat oleh petani,” ujar Prihasto dalam keterangannya, dikutip Jumat 2 Agustus 2019.

Ia menuturkan, tiga bulan yang lalu harga cabai di tingkat petani sempat jatuh. Akibatnya, petani kemudian malas memanen karena biaya panen lebih mahal dari harga jual, di mana ongkos panen sekitar Rp6 ribu per kg.

Hal itu lah yang membuat petani akhirnya tidak merawat dan tidak memanen cabai sehingga membuat produksi berkurang. "Tanaman (cabai) mulai kurang, kebutuhan tetap, barangnya tidak ada akhirnya menyebabkan bahan cabai naik," jelas Prihasto. 

Harga cabai senilai Rp60 ribu per kg di tingkat petani, lanjut Prihasto, memang cukup mahal, lantaran harga normal cabai merah di tingkat petani berkisar antara Rp25-Rp30 ribu per kg. 

Namun, harga cabai merah sebesar Rp60 ribu per kg di petani yang terjadi saat ini masih masuk kategori relatif terkendali. Mengingat harga cabai merah pada 2017 pernah melonjak tinggi hingga Rp90-Rp100 ribu per kg.

"Berdasarkan laporan dari dinas pertanian sentra cabai, petani sudah mulai menanam dan mengurus tanaman cabainya lagi. Diharapkan harga akan kembali aman sekitar Rp30 ribu per kg pada akhir Agustus 2019," ujarnya.

Data Badan Pusat Statistik mencatat cabai merah telah memberi andil inflasi sebesar 0,20 persen pada Juli 2019. Sumbangan tersebut menjadikan cabai merah sebagai komoditas yang mendominasi inflasi sub-kelompok bumbu-bumbuan yang menyumbang inflasi 7,50 persen dari inflasi kelompok bahan makanan sebesar 0,80 persen.
 
Sementara dalam total inflasi Juli 2019, kelompok bahan makanan memberi andil inflasi sebesar 0,17 persen dari total inflasi Juli 2019 yang sebesar 0,31 persen.
 

Saksikan Juga

4 Kontainer Bawang Putih Dilepas ke Pasar untuk Tekan Harga

TVONE NEWS - 4 bulan lalu
loading...
Muat Lainnya...