Dapat Rp71 Miliar, Startup Gibran Anak Jokowi Ditantang jadi Unicorn - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Selasa, 20 Agustus 2019 | 14:06 WIB

Dapat Rp71 Miliar, Startup Gibran Anak Jokowi Ditantang jadi Unicorn

Wajah startup milik Gibran mendapat guyuran dari investor.
Startup minuman asli Indonesia, Goola
Photo :
  • Instagram/@goola.id

Startup minuman asli Indonesia, Goola

VIVA – Perusahaan rintisan Goola yang dibangun Gibran Rakabuming Raka mendapat pendanaan dari firma modal ventura Alpha JWC Ventures sebesar US$5 miliar atau setara Rp71 miliar. Suntikan dana ini menjadi banyak perbincangan warganet, sebab Gibran merupakan putra dari Presiden Joko Widodo. 

Menurut Executive Director Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi, semua investor pasti berani untuk ikut berpartisipasi dalam bisnis yang dibuat Gibran. Status anak Jokowi yang merupakan nomor satu di Indonesia membuat investor pasti tergiur, laksana semut mengerubungi gula. Menurutnya, Gibran harus membuktikan startup-nya bisa sukses, disukai masyarakat dan bisa menjadi unicorn

"Ya posisi startup Gibran saya pikir tidak bisa dilepas dari siapa Gibran itu sendiri. Wajar sih label anak presiden mendapat kepercayaan lebih besar dalam bisnisnya," katanya kepada VIVA, Selasa 20 Agustus 2019.

Namun demikian, Heru menilai fenomena ini seperti dua sisi mata uang, bukan hanya sekadar menjadi keuntungan bagi startup Goola. Menurut Heru, agar tidak ada stigma negatif.

"Mas Gibran harus lebih lincah dalam berbisnis startup. Sebab angka investasi segitu sih tergolong kecil untuk seorang Gibran," ujarnya. 

Baca juga: Deretan Emoji di WhatsApp Ini Kode Rahasia Hubungan Seks  

Memiliki status anak presiden membuat ia memiliki tantangan tersendiri. Gibran harus berjuang untuk lepas dari statusnya itu dan membuktikan kalau bisnis yang berkembang dan kemudian jadi unicorn bukan semata karena ia anak orang nomor satu di Indonesia. Nah menurut kamu apa tantangan startup Gibran setelah disuntik Rp17 miliar?

Saksikan Juga

Polisi Ditembak, Gibran Cawalkot & Pengutang Rela Digilir

BERITA - sekitar 1 bulan lalu
loading...
Muat Lainnya...