Kementerian BUMN Tunggu Bos Garuda Mundur atau Lewat RUPS
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Jumat, 6 Desember 2019 | 05:21 WIB

Kementerian BUMN Tunggu Bos Garuda Mundur atau Lewat RUPS

Bos Garuda Ari Ashkara diduga selundupkan komponen Harley Davidson.
Menteri BUMN Erick Thohir.
Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Menteri BUMN Erick Thohir.

VIVA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberhentikan Direktur Utama Garuda Indonesia  I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau Ari Askhara. Hal itu dilakukan lantaran Ari diduga menyelundupkan komponen Harley Davidson dan dua sepeda Brompton.

"Saya Menteri BUMN akan memberhentikan saudara Direktur Utama Garuda Indonesia," kata Erick saat jumpa pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, 5 Desember 2019.

Namun untuk memberhentikan bos maskapai penerbangan pelat merah itu secara resmi akan dilakukan lewat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Hal tersebut lantaran PT Garuda merupakan perusahaan terbuka (Tbk) yang keputusan akhirnya berada di tangan pemegang saham.

"Kami masih menunggu dan melihat karena prosesnya RUPS karena perusahaan terbuka. Mau tidak mau lewat formalnya RUPS," kata Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Kamis, 5 Desember 2019.

Namun lebih lanjut dia mengatakan bahwa Kementerian BUMN juga akan melihat apakah dirut Garuda akan langsung mengundurkan diri setelah kasus ini atau menunggu hasil RUPS.

"Nanti akan kami lihat juga bagaimana dirut Garuda yang sekarang ya, apakah dia langsung mundur atau menunggu RUPS," imbuh Arya.

Karena masih dalam tahap menunggu, dia mengatakan bahwa Kementerian BUMN belum menyiapkan nama pengganti Ari Ashkara. Namun Arya meyakini, tanpa Ari Ashkara, jajaran direksi Garuda saat ini mampu menjalankan operasional perusahaan maskapai milik negara itu.

"Belum (ada kandidat). Masa kami langsung siap-siap. Tunggu sajalah. Kan ada proses. Kita percaya direksi yang sekarang mampu kok melakukan operasional sehari-harinya Garuda," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, belasan kotak berisi spareparts motor gede Harley Davidson serta kotak lain berisi dua unit sepeda Brompton 'menumpang' di dalam kabin armada baru milik Garuda Indonesia. Dari hasil audit diketahui pemilik Harley Davidson dan sepeda Brompton yang diangkut menggunakan pesawat Garuda A330-900 adalah direksi Garuda berinisial AA.

loading...
Muat Lainnya...