Harga Minyak Terjun Bebas, Haruskah Pertamina Turunkan Harga BBM?
Senin, 4 Mei 2020 | 06:44 WIB

Harga Minyak Terjun Bebas, Haruskah Pertamina Turunkan Harga BBM?

Negara tetangga sudah turunkan harga BBM.
Ilustrasi SPBU Pertamina
Photo :
  • VIVA/Mohammad Yudha Prasetya

Ilustrasi SPBU Pertamina

VIVA – Merosotnya harga minyak mentah di dunia saat ini membuat harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah negara diturunkan. Malaysia misalnya, harga BBM pada bulan ini dibanderol lebih murah dibanding Indonesia di kisaran Rp4.326 hingga Rp5.365 per liternya. 

Sebagai agen pemerintah, Pertamina  belum merespons dinamika global tersebut dengan menurunkan harga BBM. Haruskah kebijakan itu dilakukan Pertamina? 

Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan menilai langkah Pertamina itu masih masuk akal. Mengingat dalam penentuan harga BBM Pertamina terikat dalam berbagai faktor. seperti regulasi BBM dari pemerintah hingga biaya operasional yang harus ditanggung untuk mengelola kilang dan sumur minyak yang dimiliki.

Menurutnya, Pertamina sendiri pun mengalami penurunan pendapatan selama Pandemi Virus Corona Saat ini. Sebab, konsumsi BBM terjun bebas seiring dengan Pembatasan Sosial Berskala besar yang diterapkan guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.  

"(Pertamina) dalam menentukan harga jual BBM tidak hanya dari harga minyak mentah tapi juga biaya operasional bisnis, dan lain-lain. Ini perlu dipertimbangkan agar kegiatan bisnis tetap berjalan normal," ujar Mamit dikutip dari keterangannya, Senin 4 Mei 2020.