Unilever Hingga Starbuks Boikot Iklan Sosmed, Saham Facebook Melorot
Selasa, 30 Juni 2020 | 10:54 WIB

Unilever Hingga Starbuks Boikot Iklan Sosmed, Saham Facebook Melorot

Hingga saat ini penurunannya sudah mencapai 11 Persen.
Sosmed.
Photo :
  • U-Report

Sosmed.

VIVA – Jumlah perusahaan besar di dunia yang memutuskan untuk ikut aksi #StopHateforProfit terus bertambah. Aksi itu merupakan bentuk protes terhadap kegagalan media sosial dalam menghentikan ujaran kebencian yang menyebar.

Kampanye tersebut diketahui dibuat oleh sejumlah koalisi hak asasi manusia (HAM) dunia pekan lalu. mereka meminta perusahaan-perusahaan tersebut menunda iklannya di media sosial, termasuk Facebook dan Instagram. 

Dilansir dari CNBC, Selasa 30 Juni 2020, perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat yang sudah mengikuti aksi itu antara lain Starbucks, Coca Cola, Honda, Unilever, The North Face, REI, Pentagonia, Levi's, Jan Sport hingga Verizon. 

Starbucks dalam keterangan resminya memastikan akan menghentikan semua iklannya di sosial media. Mereka berjanji akan berdiskusi secara internal terkait hal ini. Namun, perusahaan akan tetap mem-posting di sosmed tanpa promosi berbayar.

"Kami percaya lebih banyak yang harus dilakukan untuk menciptakan komunitas Online yang ramah dan inklusif. Para pemimpin bisnis dan pembuat kebijakan harus bersatu untuk memengaruhi perubahan nyata," tulis keterangan itu.