2,1 Juta Korban PHK Diprioritaskan Jadi Peserta Program Kartu Prakerja

2,1 Juta Korban PHK Diprioritaskan Jadi Peserta Program Kartu Prakerja

Jumat, 7 Agustus 2020 | 18:36 WIB
Setiap gelombang pendaftaran, 80 persen diprioritaskan korban PHK.
Petugas dampingi warga yang mendaftar Kartu Prakerja di Surabaya 13 April 2020
Photo :
  • ANTARA FOTO/Moch Asim

Petugas dampingi warga yang mendaftar Kartu Prakerja di Surabaya 13 April 2020

VIVA – Pemerintah memprioritaskan para pekerja korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) untuk menjadi peserta program Kartu Prakerja. Itu sesuai aturan baru program yang tertuang dalam Permenko Nomor 11 Tahun 2020.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Mohammad Rudy Salahuddin mengatakan, mereka adalah korban PHK akibat pandemi COVID-19. Totalnya saat ini terdata mencapai 2,1 juta orang.

"Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan kemarin, yang semula data korban PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) berjumlah 1,7 juta orang saat ini naik menjadi 2,1 juta orang. Ini yang akan diprioritaskan masuk ke program Kartu Prakerja," katanya, Jumat, 7 Agustus 2020.

Berita Terkait :
Saksikan Juga