Prediksi Pergerakan Rupiah Tahun Depan Versi Bank Indonesia

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo di Gedung KPK
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro

VIVA.co.id – Bank Indonesia memperkirakan, pergerakan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tahun depan berada di kisaran Rp13.400-Rp13.700 per dolar AS. Patokan tersebut, sedikit lebih optimistis dibandingkan proyeksi pemerintah dalam asumsi nilai tukar rupiah pada 2018, yang berada di rentang Rp13.500-Rp13.800 per dolar AS.

BI Fast Payment, Jawaban untuk Kebutuhan Transaksi Murah

Gubernur BI Agus Martowardojo mengungkapkan, proyeksi tersebut melihat dari pergerakan mata uang Garuda terhadap dolar AS sepanjang tahun ini yang masih relatif stabil. Sejak awal tahun sampai dengan hari ini, Selasa 6 Juni 2017, rupiah terhadap dolar Paman Sam tercatat mengalami apresiasi sebesar 1,27 persen year to date.

“Pergerakan rupiah relatif stabil dengan sedikit apresiasi terhadap dolar AS sebesar 1,27 persen year to date,” kata Agus, Jakarta, Selasa 6 Juni 2017.

Cadangan Devisa RI Februari 2022 Naik Tipis, Ini Pendorongnya

Sejauh ini, kata Agus, arus modal yang masuk ke Indonesia cukup deras, seiring dengan perbaikan outlook rating investasi Indonesia, dan prospek perekonomian nasional yang terus semakin membaik. Kendati demikian, bank sentral tetap menggaris bawahi kondisi perekonomian global yang masih terus menghantui.

“Masih ada risiko yang perlu diwaspadai. Dari kenaikan FFR (Fed Fund Rate), kebijakan fiskal, balance sheet bank sentral AS, serta perkembangan geo politik,” ujarnya. (asp)

BI Terbitkan Aturan Ketentuan Intensif untuk Perbankan
Ilustrasi dolar AS

Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi US$413,6 Miliar

Angka utang luar negeri tersebut turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar US$415,3 miliar.

img_title
VIVA.co.id
15 Maret 2022