Freeport Kukuh Ingin Perpanjang Izin Operasi hingga 2041

Tambang Freeport di Papua.
Sumber :
  • ANTARA/Muhammad Adimaja

VIVA.co.id – PT Freeport Indonesia menyatakan proses perundingan dengan pemerintah Indonesia masih terus berlanjut. Freeport masih berpegang teguh pada komitmennya untuk melakukan negosiasi perpanjangan izin operasi produksinya hingga 2041. 

Pemerintah Bakal Tambah Saham di Freeport Indonesia Jadi 61 Persen, Begini Penjelasan Tony Wenas

Juru Bicara Freeport Indonesia, Riza Pratama, mengatakan, proses negosiasi dengan pemerintah terus diupayakannya. Dia menegaskan bahwa semangat Freeport tetap untuk memperpanjang izin operasinya hingga 2041.

"Freeport mengharapkan untuk mendapatkan perpanjangan operasi sampai dengan 2041," kata Riza kepada VIVA.co.id melalui pesan singkatnya, Rabu 26 Juli 2017.

BUMN MIND ID dan Pelindo Dikabarkan Segera IPO

Riza berharap, dengan adanya kepastian itu, maka perusahaan tidak akan ragu untuk melakukan investasi. Apalagi, investasi yang digelontorkannya cukup besar.

"Sehingga kami dapat melanjutkan investasi tambang bawah tanah sebesar US$15 miliar," kata dia. 

Kuasai Saham Vale Indonesia, MIND ID Punya Peran Strategis Genjot Hilirisasi Tambang RI

Selain itu, Riza melanjutkan, Freeport memiliki komitmen untuk terus membangun smelter di Indonesia hingga divestasi saham. Investasinya bahkan lebih besar ketimbang kegiatan tambang bawah tanah.

"Kami komitmen pembangunan smelter sebesar US$2,3 miliar," tutur dia.

Tambang terbuka Grasberg yang sudah digali PT Freeport Indonesia. Kini operasional Freeport fokus ke tambang bawah tanah.

Freeport Indonesia Setor Rp 3,35 Triliun Bagian Daerah dari Keuntungan Bersih 2023

PT Freeport Indonesia (PTFI) menyetorkan sekitar Rp 3,35 triliun bagian daerah, atas keuntungan bersih PTFI di tahun 2023.

img_title
VIVA.co.id
19 April 2024