Tiga Kandidat Pengganti Bill Shorten di Partai Buruh Australia
Tiga Kandidat Pengganti Bill Shorten di Partai Buruh Australia
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-abc.jpg?v=8.7.10
Minggu, 19 Mei 2019 | 17:19 WIB

Tiga Kandidat Pengganti Bill Shorten di Partai Buruh Australia

https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2019/05/19/5ce12bb1abfd8-tiga-kandidat-pengganti-bill-shorten-di-partai-buruh_663_382.jpg
Photo :
  • abc

Anthony Albanese kalah telak dari Bill Shorten dalam pemilihan kepemimpinan di Partai Buruh tahun 2013 lalu.

Setidaknya sudah tiga kandidat muncul untuk mengambil alih kepemimpinan di partai buruh pascakekalahan mengejutkan partai tersebut di pemilu federal Australia 2019 dan pengunduran diri Bill Shorten.

Kandidat pengganti Bill Shorten di Partai Buruh

Partai Buruh mencari pemimpin baru setelah Bill Shorten memutuskan untuk mundur. Wakil Ketua Partai Buruh Federal Tanya Plibersek telah menyatakan dirinya mempertimbangkan untuk mencalonkan diri. Frontbencher Anthony Albanese dan Chris Bowen adalah beberapa pesaing lainnya.

Anthony Albanese menjadi orang pertama yang secara resmi mengumumkan akan maju dalam bursa kandidat pemimpin partai buruh federal Australia yang baru untuk menggantikan Bill Shorten.

Bill Shorten mengumumkan pengunduran dirinya sebagai ketua partai buruh federal setelah partainya mengalami kekalahan dalam pemilu federal Australia 2019 pada Sabtu (18/5/2019). Sebelumnya, Bill Shorten telah memimpin Partai Buruh selama enam tahun.

"Saya percaya saya adalah orang terbaik untuk memimpin Partai Buruh kembali ke pemerintahan," kata Albanese.

"Kami telah kalah dalam tiga pemilihan umum secara berturut-turut. Itu berdampak pada orang-orang di Australia yang mengandalkan kami untuk meningkatkan pendidikan mereka, untuk menjaga kesehatan mereka, untuk membangun infrastruktur transportasi umum."

Anthony Albanese pernah mencalonkan diri untuk kepemimpinan partai melawan Bill Shorten pada 2013.

Namun ia kalah telak dari Bill Shorten yang memenangkan suara kaukus sebesar 52%.

Albanese tercatat juga pernah menjabat sebagai wakil perdana menteri ketika Kevin Rudd secara singkat kembali ke jabatan perdana menteri pada tahun 2013.

Dia pernah memegang portofolio Kementerian infrastruktur di kabinet oposisi Partai Buruh.

"Saya adalah orang yang apa adanya, baik atau buruk," kata Albanese.

Saksikan Juga

Masih Kebakaran Hutan, Australia Dilanda Banjir Bandang

TVONE NEWS - 6 bulan lalu
loading...