AS akan Kerahkan Pasukan Tambahan di Tengah Ketegangan dengan Iran - VIVA
AS akan Kerahkan Pasukan Tambahan di Tengah Ketegangan dengan Iran
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-bbc.jpg?v=5.72
Selasa, 18 Juni 2019 | 11:03 WIB

AS akan Kerahkan Pasukan Tambahan di Tengah Ketegangan dengan Iran

https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2019/06/18/5d086205485ef-teluk-oman-as-akan-kerahkan-pasukan-tambahan-di-tengah-ketegangan-dengan-iran_663_382.jpg
Photo :
  • bbc

Foto-foto yang dirilis Pentagon diklaim memberi bukti bahwa Iran berada di balik serangkaian serangan di Teluk Oman. - US Department of Defense

Militer Amerika Serikat akan mengirim 1.000 serdadu tambahan ke Timur Tengah di tengah ketegangan dengan Iran meningkat.

Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan AS, Patrick Shanahan, mengatakan pengerahan pasukan dilakukan guna menanggapi "perilaku bermusuhan" pasukan Iran.

Angkatan Laut AS juga merilis foto-foto baru yang mereka sebut keterkaitan Iran dengan rangkaian serangan terhadap sejumlah kapal tanker di Teluk Oman.

Sementara itu, Iran mengumumkan tak lagi mematuhi kesepakatan 2015 yang mengharuskan mereka untuk membatasi aktivitas nuklir.

Iran menegaskan akan memperbanyak cadangan uranium yang diperkaya sampai melampaui batas mulai 27 Juni, yang sebelumnya disepakati dengan beberapa negara.

Apa yang kita ketahui soal penambahan pasukan?

Pengerahan pasukan AS ke Timur Tengah diumumkan Shanahan, pada Senin (17/06) waktu setempat.

Dalam pernyataannya, Shanahan mengatakan "Amerika Serikat tidak menghendaki konflik dengan Iran" namun tindakan harus diambil untuk "menjamin keamanan dan kesejahteraan personel militer kami yang bekerja di seantero kawasan untuk melindungi kepentingan-kepentingan nasional kami".

"Serangan-serangan Iran terkini memvalidasi laporan intelijen terpercaya dan kredibel yang kami terima mengenai perilaku bermusuhan pasukan Iran dan kelompok-kelompok proksi mereka yang mengancam personel dan kepentingan Amerika Serikat di seluruh kawasan."

Disebutkan Shanahan, militer akan terus memantau situasi dan membuat penyesuaian pada jumlah pasukan.

Tiada rincian tentang ke mana tepatnya pasukan tambahan AS itu akan ditempatkan.

Pengumuman penambahan pasukan itu akan memperkuat 1.500 serdadu tambahan yang diumumkan Presiden AS Donald Trump sebulan lalu.


Foto yang dirilis Pentagon bermaksud menunjukkan kapal Garda Revolusioner Iran mengambil ranjau yang belum meledak dari kapal tanker Jepang, 17 Juni 2019. - EPA

Apa yang ditunjukkan foto-foto terkini?

Sesaat sebelum mengumumkan penambahan pasukan, Departemen Pertahanan AS alias Pentagon merilis foto-foto baru, termasuk beberapa foto yang dimaksudkan untuk menunjukkan sisa-sisa ranjau yang belum meledak pada kapal tanker milik Jepang.

Foto-foto itu tampak menampilkan ranjau-ranjau itu diambil oleh sejumlah persoel Garda Revolusioner Iran.

Pentagon juga merilis video yang disebut menampilkan episode yang sama.

Tampak pula dalam rangkaian foto terkini, kerusakan yang ditimbulkan, yaitu lubang, pada lambung kapal Kokuka Courageous.

Foto lain diklaim menunjukkan kapal Garda Revolusioner Iran sesaat setelah terlibat dalam mengambil ranjau.

Sebuah kapal tanker milik Norwegia, Front Altair, juga dilaporkan terkena ledakan pada Kamis (13/06).

AS telah mengaitkan Iran dalam rangkaian serangan terbaru dan empat insiden lainnya di Selat Hormuz pada Mei lalu.

Iran membantah terlibat dalam serangan-serangan dan menyebut tuduhan AS "tidak berdasar".

Saksikan Juga

Helikopter Tabrak Gedung, Satu Orang Tewas

TVONE NEWS - sekitar 1 bulan lalu
loading...