PBB Serukan Penyelidikan atas Kematian Mantan Presiden Mesir
PBB Serukan Penyelidikan atas Kematian Mantan Presiden Mesir
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-bbc.jpg?v=8.7.10
Rabu, 19 Juni 2019 | 12:20 WIB

PBB Serukan Penyelidikan atas Kematian Mantan Presiden Mesir

https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2019/06/19/5d09c48397b4b-muhammad-mursi-pbb-serukan-penyelidikan-atas-kematian-mantan-presiden-mesir_663_382.jpg
Photo :
  • bbc

- Ahmed Omar/Anadolu Agency/Getty Images

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan penyelidikan independen terhadap kematian mantan Presiden Mesir, Muhammad Mursi.

Pria berusia 67 tahun itu meninggal dunia setelah dia pingsan saat tampil di pengadilan di Ibu kota Mesir, Kairo, Senin (17/06) lalu.

Mursi adalah presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis, tetapi ditahan semenjak dilengserkan oleh militer Mesir pada 2013.

Keluarganya telah lama menyuarakan keprihatinan atas kondisi perawatannya selama di penjara dan mengatakan bahwa pihak berwenang menolak permintaan mereka untuk memakamkannya di kota asalnya.

Sebaliknya, jenazah Mursi disemayamkan di wilayah timur Kairo sejak Selasa pagi dalam pengamanan yang dilaporkan ketat.

Rupert Colville, juru bicara Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, menyatakan pemerintah Mesir memiliki kewajiban untuk memperlakukan tahanannya secara manusiawi, dan menyerukan penyelidikan terkait penyebab Mursi.

"Ada kekhawatiran tentang kondisi penahanan Mursi, termasuk akses kepada perawatan medis yang memadai, serta akses yang memadai ke pihak pengacara dan keluarganya, selama hampir enam tahun dalam tahanan. Dia juga tampaknya telah ditahan dalam kurungan isolasi yang berjalan lama," kata Colville.

"Kami jelas meyakini bahwa harus ada penyelidikan independen serta menyeluruh atas keadaan kematian Mursi, termasuk kondisi penahanannya," tambahnya.

Mursi meninggal dunia saat muncul di pengadilan dalam perkara tuduhan mata-mata. Dia telah divonis hukuman puluhan tahun mendekam di penjara setelah dinyatakan bersalah dalam beberapa persidangan terpisah.

Partai Ikhwanul Muslimin yang pernah dipimpinnya namun kini dilarang dan PresidenTurki Recep Tayyip Erdogan selaku sekutu terdekat Mursi adalah di antara mereka yang menyalahkan pemerintah Mesir atas kematiannya.

Siapakah Muhammad Mursi?

Saksikan Juga

Benteng Qaitbay, Pusat Pertahanan Militer dan Dakwah

TVONE NEWS - sekitar 1 tahun lalu
loading...