Diiming-imingi Kerja di Melbourne, 9 WNI Jadi Korban Penipuan
Diiming-imingi Kerja di Melbourne, 9 WNI Jadi Korban Penipuan
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-abc.jpg?v=8.7.9
Selasa, 16 Juli 2019 | 18:36 WIB

Diiming-imingi Kerja di Melbourne, 9 WNI Jadi Korban Penipuan

https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2019/07/16/5d2db33ead1b7-n-a_663_382.jpg
Photo :
  • abc

Kontrak pekerjaan yang ditawarkan perusahan "FedeEx" yang berbasis di kota Melbourne kepada Wicak.

Seharusnya tanggal 18 Juli 2019, Wicak dan delapan orang lainnya menginjakkan kaki pertama kalinya di Kota Melbourne dan bersemangat dengan pekerjaan baru mereka.

Wicak pertama kali mengetahui ada informasi pekerjaan dari salah satu temannya yang mengaku punya saudara di Australia yang bisa membantunya mencari pekerjaan.

Kebetulan Wicak, yang berasal dari Desa Ponggok, Blitar Jawa Timur, saat ini masih mencari pekerjaan setelah usaha peternakan ayamnya bangkrut.

Ia sudah beberapa kali mencoba mencari pekerjaan di luar negeri, termasuk Taiwan, Polandia, dan terakhir Australia.

"Saya ingin mengubah nasib, karena tahu sendiri keadaan yang sulit di Indonesia," ujar Wicak kepada Erwin Renaldi dari ABC Indonesia.

FedEx Internasiaonal Ada sejumlah kesalahan pengejaan dalam bahasa Inggris, seperti "Fedex Internasiaonal" yang tidak disadari Wicak.

Foto: Koleksi pribadi

Wicak tidak keberatan menceritakan pengalamannya kepada ABC agar warga Indonesia lain berhati-hati dengan penawaran kerja di luar negeri", asalkan nama lengkapnya tidak dipublikasikan.

Saksikan Juga

Pesan Masker Lewat Media Sosial, yang Dikirim Batu Bata

TVONE NEWS - 3 bulan lalu
loading...