Serangan Rasis Trump ke Kubu Demokrat Taktik untuk Pemilu 2020?
Serangan Rasis Trump ke Kubu Demokrat Taktik untuk Pemilu 2020?
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-dw-2.png?v=8.7.9
Jumat, 19 Juli 2019 | 09:04 WIB

Serangan Rasis Trump ke Kubu Demokrat Taktik untuk Pemilu 2020?

https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2019/07/19/5d311f6c02b75-serangan-rasis-trump-ke-kubu-demokrat-taktik-untuk-pemilu-2020_663_382.jpg
Photo :
    dw

picture-alliance/R. Ellis

Presiden Donald Trump akhir pekan lalu lewat akun Twitter menyerang empat anggota kongres berlatar belakang migran dan mengatakan, jika mereka tidak senang dengan situasi di AS, sebaiknya mereka pulang ke negara asalnya. Tujuan serangannya adalah Ilhan Omar dari Minnesota, Alexandria Ocasio-Cortez dari New York, Rashida Tlaib dari Michigan dan Ayanna Pressley dari Ohio.

DPR AS yang dikuasai kubu Demokrat hari Selasa (16/7) mengeluarkan resolusi mengecam pernyataan itu sebagai "rasis". Beberapa anggota kubu Republik turut mendukung resolusi itu. Tapi Trump tidak berhenti melakukannya. Pada sebuah acara di negara bagian North Carolina (foto artikel), Trump mengatakan kepada pendukungnya, jika ke-empat anggota Kongres tidak menyukai kebijakannya tentang masalah-masalah seperti imigrasi dan pembelaan terhadap membela Israel, mereka sebaiknya pergi dari AS.

"Jadi para perempuan anggota kongres ini, komentar-komentar mereka membantu memicu bangkitnya sayap kiri yang berbahaya dan militan," kata Trump. North Carolina adalah salah satu negara bagian yang dipandang penting dalam pertarungan pada pemilu depan tahun 2020.

Saksikan Juga

AS Tuding WHO Bela China Revisi Data Korban Corona di Wuhan

BERITA - 3 bulan lalu