Hotel Bersejarah di Melbourne Milik Pengusaha Indonesia Jadi Sorotan
Hotel Bersejarah di Melbourne Milik Pengusaha Indonesia Jadi Sorotan
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-abc.jpg?v=8.7.10
Minggu, 11 Agustus 2019 | 05:52 WIB

Hotel Bersejarah di Melbourne Milik Pengusaha Indonesia Jadi Sorotan

https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2019/08/11/5d4f4491478b7-hotel-bersejarah-di-melbourne-milik-pengusaha-indonesia-kembali-disoroti_663_382.jpg
Photo :
  • abc

Hotel Windsor terletak di jalan Spring Street di pusat Kota Melbourne, dibangun tahun 1883. Hotel ini dimiliki kelompok usaha Halim Group asal Indonesia.

Pemerintah negara bagian Victoria, Australia, membatalkan rencana kontroversial untuk pembangunan kembali hotel bersejarah di Melbourne, Hotel Windsor, yang merupakan milik pengusaha asal Indonesia Halim Group.

Rencana renovasi dan perluasan senilai 330 juta dolar (Rp3,,3 triliun) ini diajukan pemilik hotel, Grup Halim, kelompok usaha asal Indonesia.

Perpanjangan izin yang mereka ajukan ke Pemerintah Victoria merupakan yang keempat, setelah izin sebelumnya akan habis masa berlakunya pada Maret 2020.

Dalam izin itu mereka berencana menghancurkan sebagian dari gedung hotel yang berada di sisi jalan Spring Street serta membangun hotel mewah 26 lantai di bagian belakang gedung.

Halim Group telah mengajukan perpanjangan izin keempat yang akan berakhir Agustus 2023.

Namun Menteri Perencanaan Pembangunan Victoria Richard Wynne menolak perpanjangan izin, dan secara efektif mematikan proyek tersebut, yang pertama kali disetujui oleh Pemerintah Victoria pada tahun 2010.

"Pihak developer telah gagal untuk mendapatkan dukungan dana dan tidak menunjukkan keinginan nyata untuk memulai konstruksi meskipun telah memiliki waktu sembilan tahun untuk itu," kata Menteri Wynne.

Ini bukan pertama kalinya pemerintah menolak perpanjangan izin untuk renovasi.

Saksikan Juga

Masih Kebakaran Hutan, Australia Dilanda Banjir Bandang

TVONE NEWS - 6 bulan lalu
loading...