Efek Gagal ke Murid, Persatuan Guru Australia Minta Ujian Ditiadakan
Efek Gagal ke Murid, Persatuan Guru Australia Minta Ujian Ditiadakan
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-abc.jpg?v=8.7.10
Selasa, 13 Agustus 2019 | 12:07 WIB

Efek Gagal ke Murid, Persatuan Guru Australia Minta Ujian Ditiadakan

https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2019/08/13/5d52307bb4c7c-n-a_663_382.jpg
Photo :
  • abc

Persatuan Guru di Australia Barat meminta ujian sekolah ditiadakan bagi murid-murid usia di bawah 8 tahun, agar mereka lebih fokus bermain-main.

Persatuan Guru di Australia Barat meminta agar tes formal dan ujian sekolah dihapuskan untuk murid-murid berusia di bawah 8 tahun, diganti dengan model pembelajaran berbasis bermain sebagaimana diterapkan disukai di negara-negara Skandinavia.

Menurut ketua Persatuan Guru Pat Byrne, pembelajaran berbasis bermain lebih bagus untuk anak-anak dalam hal kebugaran, hasil akademik, penyelesaian masalah dan keterampilan sosial.

Dia mengatakan anak sekolah di Australia mulai dari usia TK dan seterusnya selalu diharapkan ikut berbagai tes formal, termasuk Tes Masuk dan NAPLAN (semacam Ujian Akhir Nasional di Indonesia).

Padahal, kata Byrne, ujian-ujian formal tersebut berdampak buruk pada murid, guru serta orangtua murid.

Dia juga meminta Pemerintah Australia Barat untuk mengembangkan strategi agar semua anak didik dapat mengakses pembelajaran berbasis bermain.

"Ada berbagai macam keterampilan sosial dan keterampilan praktis yang dipelajari anak-anak melalui permainan," katanya.

"Di Finlandia misalnya, secara konsisten menunjukkan hasil yang terbaik di dunia," tambah Byrne.

"Mereka tidak fokus pada pengukuran nilai dan akuntabilitas seperti yang diterapkan di Inggris, AS dan di Australia," katanya.

Saksikan Juga

Masih Kebakaran Hutan, Australia Dilanda Banjir Bandang

TVONE NEWS - 6 bulan lalu
loading...