Donald Trump Mengancam, Taliban Melunak
Donald Trump Mengancam, Taliban Melunak
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-bbc.jpg?v=8.7.9
Rabu, 18 September 2019 | 11:47 WIB

Donald Trump Mengancam, Taliban Melunak

https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2019/09/18/5d81b567be13e-taliban_663_382.jpg
Photo :
  • bbc

- AFP

Taliban mengatakan kepada BBC bahwa "pintu mereka terbuka" seandainya Presiden Amerika Serikat Donald Trump ingin melanjutkan perundingan damai di masa depan.

Kepala perundingan Taliban, Sher Mohammad Abbas Stanikzai, menegaskan negosiasi tetap "satu-satunya cara untuk perdamaian di Afghanistan", dalam wawancara eksklusif dengan BBC.

Komentar Stanikzai muncul satu minggu setelah Trump menyatakan pembicaraan sudah "mati".

Awal bulan ini, kedua belah pihak tampak mendekati kesepakatan untuk mengakhiri konflik 18 tahun.

Trump bahkan telah mengundang para pemimpin senior Taliban dan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani untuk bertemu di Camp David, AS, pada 8 September 2019.

Akan tetapi, serangan Taliban di ibu kota Afghanistan, Kabul, pada 6 September, yang menewaskan seorang tentara AS dan 11 lainnya, mendorong Trump untuk mundur, dengan mengatakan kelompok itu "mungkin tidak memiliki kekuatan untuk bernegosiasi" jika mereka tidak dapat menyetujui gencatan senjata selama pembicaraan.

Pada Selasa malam, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengeluarkan pernyataan yang mengutuk serangan Taliban baru-baru ini, dengan mengatakan kelompok itu "harus mulai menunjukkan komitmen tulus terhadap perdamaian".

Saksikan Juga

AS Tuding WHO Bela China Revisi Data Korban Corona di Wuhan

BERITA - 3 bulan lalu
loading...