Ngeri, Pria Ini Rela Digigit Lebih dari 200 Ular Selama 20 Tahun
Ngeri, Pria Ini Rela Digigit Lebih dari 200 Ular Selama 20 Tahun
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-bbc.jpg?v=8.7.9
Sabtu, 21 September 2019 | 13:03 WIB

Ngeri, Pria Ini Rela Digigit Lebih dari 200 Ular Selama 20 Tahun

https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2019/09/21/5d85ba4523a59-gigitan-lebih-dari-200-ular-selama-puluhan-tahun-untuk-mendapatkan-penawar_663_382.jpg
Photo :
  • bbc

Tim Friede mengatakan tubuhnya telah memiliki cukup kekebalan. - Getty Images

Setiap lima menit seseorang, di suatu tempat, meninggal karena gigitan ular, sementara empat orang lainnya menjadi cacat permanen.

Tetapi terdapat beberapa orang yang tetap mengambil risiko besar melakukan eksperimen dengan reptil ini.

Salah satunya adalah Tim Friede yang tinggal di negara bagian Wisconsin, AS. Dia memfilmkan dirinya digigit ular beracun dan kemudian mengunggah videonya ke YouTube.

Selalu kesakitan


Tim Friede menceritakan pengalamannya digigit ular di YouTube. - Getty Images

Pada salah satu video, setelah dua kali dengan cepat ular mamba menggigitnya, Tim berbicara ke kamera. Dia tidak menghiraukan darah yang mengalir dari lengannya.

"Saya langsung merasa sakit jika digigit mamba hitam. Ini seperti disengat seribu lebah. Lebah kemungkinan memiliki satu atau dua miligram bisa, tetapi gigitan mamba kemungkinan berisi 300 sampai 500 miligram bisa,” kata dia.

"Saya mengalami pembengkakan setelahnya. Selama beberapa hari kemudian saya bisa dibilang hanya berbaring. Dari pembengkakan yang dialami, saya dapat memperkirakan jumlah bisa yang disuntikkan ular. Sangat menyakitkan," katanya dengan santai.

Berbahaya dan tidak etis

Tetapi tidak semua orang terkagum-kagum seperti penggemarnya di YouTube.


Tim Friede mengatakan tubuhnya telah memiliki cukup kekebalan. - Getty Images

"Kita tidak mengetahui apa yang dilakukan orang-orang ini. Ini tidak etis dan berbahaya. Kami tidak bekerja sama dengan mereka," kata Dr Stuart Ainsworth dari Liverpool School of Tropical Medicine.

Saksikan Juga

Terpapar Corona, Ini Data Tenaga Medis Meninggal Dunia

TVONE NEWS - 3 bulan lalu
loading...