Anggota Pasukan Khusus Terpapar Radikalisme
Selasa, 3 Desember 2019 | 18:08 WIB

Anggota Pasukan Khusus Terpapar Radikalisme

Seorang perwira anggota pasukan khusus terpapar radikalisme dipecat.
Kopassus, KSK, Jerman.
Photo :
  • bundeswehr-journal.de/

Kopassus, KSK, Jerman.

VIVA – Angkatan Bersenjata Jerman atau Bundeswehr memecat seorang perwira Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Komando Spezialkrafte atau KSK, karena terkait dengan gerakan radikalisme sayap kanan atau Neo-Nazi.

Tuduhan itu muncul setelah dilakukannya operasi intelijen selama berbulan-bulan oleh Dinas Intelijen Militer, MAD, Jerman. Perwira yang pernah ditugaskan di Afghanistan itu diselidiki secara diam-diam oleh MAD setelah seorang informan memberi informasi tentang tingkah lakunya.

Kepala Dinas Intelijen Militer (MAD) Jerman, Christof Gramm, baru-baru ini melaporkan bahwa saat ini sedang menyelidiki 20 tentara di Kopassus KSK atas dugaan terkait radikalisme.

Ia kemudian merekomendasikan agar perwira itu segera dikeluarkan dari Kopassus KSK dan dilarang bertugas di Bundeswehr. Selain itu, dua anggota KSK lainnya juga sedang diperiksa penyelidik Bundeswehr dan MAD atas kegiatan radikalisme.