Anggota Pasukan Khusus Terpapar Radikalisme | Halaman 2

Anggota Pasukan Khusus Terpapar Radikalisme

Selasa, 3 Desember 2019 | 18:08 WIB
Seorang perwira anggota pasukan khusus terpapar radikalisme dipecat.
Kopassus, KSK, Jerman.
Photo :
  • bundeswehr-journal.de/

Kopassus, KSK, Jerman.

Kedua orang itu dituduh melakukan penghormatan dengan gaya Nazi-Hitler pada sebuah pesta pribadi yang diselenggarakan perwira Kopassus KSK tersebut. Menggunakan simbol-simbol Nazi, termasuk melakukan salam khas Nazi-Hitler adalah tindakan ilegal di Jerman.

"Salah satu anggota KSK sudah diskors beberapa minggu lalu dan tidak lagi diperbolehkan mengenakan seragam Bundeswehr. Lalu, anggota yang lainnya masih dalam penyelidikan," ungkap Gramm, seperti dikutip dari Deutsche Welle, Selasa, 3 Desember 2019.

Ia lalu mencontohkan kejadian serupa pada April 2017, di mana seorang perwira militer Jerman dituduh merencanakan serangan teror sayap kanan, yang dia harapkan akan dituduhkan kepada kelompok radikal Islam.

"Perwira itu sempat menyamar sebagai pengungsi asal Timur Tengah dan mendaftarkan diri di kamp penampungan pengungsi dengan identitas palsu," paparnya.

Berita Terkait :
Saksikan Juga