Pariwisata Australia Anjlok Betul setelah Larangan Turis China
Pariwisata Australia Anjlok Betul setelah Larangan Turis China
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-abc.jpg?v=8.7.10
Kamis, 13 Februari 2020 | 14:29 WIB

Pariwisata Australia Anjlok Betul setelah Larangan Turis China

https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2020/02/13/5e44f9c3423fd-pariwisata-australia-alami-krisis-karena-larangan-turis-dari-china-berlanjut_663_382.jpg
Photo :
  • abc

Tur operator mengatakan kunjungan turis China ke lokasi seperti 12 Apostles di Great Ocean Road berkurang drastis.

Bulan Februari sebagai bulan terakhir musim panas di Australia adalah musim paling bagus bagi pariwisata di negara bagian Victoria, namun tidaklah tahun 2020 ini.

Bisnis Wisata Mulai Terganggu Industri wisata di Victoria terpengaruh kebakaran hutan dan larangan turis China karena virus corona Kunjungan turis ke lokasi seperti Sovereign Hill, Phillip Island, Great Ocean Road dan Puffing Billy berkurang banyak Survei menunjukkan 45 persen operator tur sudah mengurangi jam kerja staf

Selain terkena dampak kebakaran hutan, dan sekarang larangan perjalanan bagi turis China karena virus corona, Kepala Eksekutif Dewan Industri Wisata Victoria (VTIC) Felicia Mariani memperingatkan industri ini sedang mengalami "kehancuran."

"Ini adalah awal yang buruk di tahun baru, tahun baru yang tidak akan bisa dilupakan industri ini." kata Mariani.

"Kita sudah melewati titik krisis, kita sudah berada di jurang kehancuran."

Pariwisata di Victoria dan Australia pada umumnya sangat mengantungkan pada turis asal China, mereka yang sudah dilarang datang oleh pemerintah Federal Australia sejak dua minggu lalu.

Survei yang dilakukan oleh VTIC menunjukkan bahwa 45 persen operator tur mengalami pembatalan pemesanan, ditambah lagi 30 persen dari pembatalan pemesanan yang dilakukan oleh pasar internasional selain China.

Juga 45 persen operatur tur sudah memotong jam kerja karyawan untuk menghemat pengeluaran.

Beberapa kawasan wisata utama di luar kota Melbourne seperti Sovereign Hill (Ballarat), Phillip Island, Great Ocean Road dan kereta wisata Puffing Billy sangat terpengaruh dengan menurunnya turis.

Direktur Pemasaran Sovereign Hill Jennifer Ganske mengatakan kerugian yang mereka alami masih dihitung namun perkiraan sementara turis yang berkunjung berkurang sebanyak 14 ribu orang.

Saksikan Juga

Terpapar Corona, Ini Data Tenaga Medis Meninggal Dunia

TVONE NEWS - 3 bulan lalu
loading...