Virus Corona 'Paksa' Kampus-kampus Australia Tutup
Virus Corona 'Paksa' Kampus-kampus Australia Tutup
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-abc.jpg?v=8.7.12
Kamis, 12 Maret 2020 | 08:51 WIB

Virus Corona 'Paksa' Kampus-kampus Australia Tutup

https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2020/03/12/5e6994c161dc2-virus-corona-dua-kampus-di-australia-ditutup-perjalanan-dari-italia-dilarang_663_382.jpg
Photo :
  • abc

Kampus Southern Cross University (USC) di Lismore, New South Wales ditutup karena adanya staf yang positif terkena virus corona.

Setelah dua sekolah di negara bagian Victoria ditutup karena virus Corona, kampus Southern Cross University (SCU) di kawasan pedalaman juga ditutup karena kekhawatiran penyebaran virus di Australia.

Kampus Southern Cross University di Lismore dan Gold Coast ditutup karena ada staf yang positif mengidap virus. Australia melarang perjalanan dari Italia karena tingginya kasus virus Corona di sana.

Balapan Formula 1 di Melbourne tetap akan dilaksanakan di akhir pekan.

Dua kampus SCU di Lismore yang terletak di negara bagian New South Wales dan di Gold Coast, Queensland, ditutup hari Kamis (11/3) setelah seorang stafnya dinyatakan positif tertular COVID-19.

Karena keputusan tersebut, sekitar 8 ribu mahasiswa harus belajar dari rumah meskipun mereka tidak harus menjalani karantina.

Seorang staf universitas yang berasal dari Filipina menghadiri serangkaian pelatihan di kedua kampus tersebut antara tanggal 2-6 Maret, sebelum kemudian sakit.

Meskipun sudah merasa lebih sehat pada hari Senin, staf pria tersebut dinyatakan positif hari Selasa.

"Pria ini masih muda dan mengatakan pada hari Senin bahwa dia merasa sehat," kata juru bicara SCU, Dean Gould.

"Dari yang kami ketahui, dia dalam proses penyembuhan. Namun kami tahu sekarang bahwa ada seorang staf di kampus yang mengidap virus yang penyebarannya cepat, jadi adalah tugas kami untuk terlibat dan menghentikan kemungkinan penyebaran."

Jumlah mereka yang mengidap virus di negara bagian New South Wales semakin meningkat dengan enam kasus baru yang diumumkan hari Kamis.

Total keseluruhan kasus di negara bagian ini sekarang mencapai 61 kasus.

Tiga kasus baru di Australia Barat

Sementara itu, di Australia Barat, tiga orang di Perth telah dinyatakan positif mengidap COVID-19 setelah baru-baru ini kembali dari perjalanan dari Eropa, Inggris dan Amerika Serikat.

Kepala Bidang Medis Australia Barat, Andrew Robertson mengatakan tiga orang tersebut dalam keadaan stabil dan menjalani karantina di rumah.

Dengan tiga kasus terbaru, keseluruhan kasus di negara bagian tersebut berjumlah 9 orang.

Saksikan Juga

Terpapar Corona, Ini Data Tenaga Medis Meninggal Dunia

TVONE NEWS - 3 bulan lalu
loading...