Jack Ma Gila-gilaan Bantu Penanganan Corona agar Nama China Tak Buruk
Jack Ma Gila-gilaan Bantu Penanganan Corona agar Nama China Tak Buruk
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-bbc.jpg?v=8.7.12
Rabu, 29 April 2020 | 05:28 WIB

Jack Ma Gila-gilaan Bantu Penanganan Corona agar Nama China Tak Buruk

https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2020/04/28/5ea84f603f1ef-virus-corona-jack-ma-taipan-yang-berusaha-mencegah-penyebaran-covid-19-dan-memperbaiki-nama-baik-china_663_382.jpg
Photo :
  • bbc

BBC Indonesia

 

Jack Ma
Getty Images
Jack Ma menyalurkan bantan untuk Covid-19 mengikuti aturan Pemerintah China, dengan memilih negara-negara yang mendapatkan donor.

 

Pria terkaya di China, Jack Ma membuka akun Twitter-nya bulan lalu, di tengah mewabahnya Covid-19. Sampai sejauh ini unggahannya berisi operasi pemberian pasokan bantuan kesehatan ke hampir semua negara di dunia.

"Dunia bersatu, berjuang bersama-sama!” demikian salah satu pesan pertama Jack Ma. Bersama-sama, kita bisa melakukan ini! tulisnya lagi.

Miliuner China ini adalah kekuatan di belakang operasi menyeluruh mengirim pasokan kesehatan ke sekitar 150 negara, dengan menyalurkan masker muka dan ventilator ke wilayah-wilayah yang sangat memerlukan bantguan.

Tetapi para pengecam Ma dan bahkan sebagian dari pendukungnya tidak terlalu yakin dengan apa yang sebenarnya dia lakukan.

 

 

Apakah usahanya ini akan membuatnya sebagai wakil wajah bersahabat Partai Komunis China? Atau apakah Ma adalah pemain independen yang dipakai Partai Komunis untuk propaganda?

Jack Ma tampaknya mengikuti aturan diplomatik China, khususnya dalam memilih negara mana yang mendapatkan bantuannya. Namun meningkatnya citra Jack Ma dapat membuat pemimpin partai tersinggung.

Miliuner perusahaan teknologi lain juga berjanji memberikan bantuan untuk mengatasi pandemi.

Pendiri Twitter Jack Dorsey misalnya memberikan US$1 miliar atau Rp15,4 triliun.

Candid lembaga pengamat kegiatan filantropi menempatkan Alibaba pada peringkat ke 12 daftar pendonor Covid-19.

Tetapi daftar tersebut tidak memasukkan pengapalan pasokan penting, yang dianggap sejumlah negara lebih penting dibandingkan uang pada saat ini.

Pendonor terbesar virus corona dunia

Sejak bulan Maret, yayasan Jack Ma dan yayasan terkait, Alibaba mulai mengangkut lewat udara pasokan ke Afrika, Asia, Eropa, Amerika Latin dan bahkan ke tempat yang peka secara politik, termasuk Iran, Israel, Rusia dan AS.

Ma juga menyumbangkan jutaan dolar bagi penelitian vaksin virus corona. Buku pegangan kesehatan dari dokter-dokter di provinsi asalnya, Zhejiang, telah diterjemahkan ke 16 bahasa dan juga disumbangkan.

Kekayaan sekitar Rp619 triliun

Jack Ma terkenal sebagai mantan guru bahasa Inggris yang mendirikan perusahaan teknologi terbesar China.

Ma merintis perusahaannnya dari rumah susun kecilnya di kota pesisir China, Hangzhou, pada tahun 1999.

Saksikan Juga

Terpapar Corona, Ini Data Tenaga Medis Meninggal Dunia

TVONE NEWS - 4 bulan lalu
loading...