Taiwan Setujui Penggunaan Remdesivir untuk Pengobatan Darurat COVID-19
Senin, 1 Juni 2020 | 15:11 WIB

Taiwan Setujui Penggunaan Remdesivir untuk Pengobatan Darurat COVID-19

Apa itu Remdesivir?
Virus corona COVID-19.
Photo :
  • Pixabay

Virus corona COVID-19.

VIVA – Pemerintah Taiwan telah menyetujui penggunaan remdesivir buatan perusahaan Gilead untuk mengobati penyakit COVID-19. Pernyataan ini diungkapkan pemerintah Taiwan pada Sabtu, 30 Mei 2020.

Pemerintah Taiwan sendiri telah berlomba dengan negara lain untuk meningkatkan pasokan remdesivir (yang disetujui oleh regulator AS bulan ini untuk penggunaan darurat) di negaranya. Gilead yang berbasis di California mengatakan akan menyumbangkan 1,5 juta dosis remdesivir, yang diyakini cukup untuk mengobati setidaknya 140.000 pasien, untuk memerangi pandemi global COVID-19. 

Pusat Komando Epidemi Sentral Taiwan mengatakan Administrasi Makanan dan Obat-obatan Taiwan mempertimbangkan "fakta bahwa kemanjuran dan keamanan remdesivir telah didukung oleh bukti awal" dan penggunaannya disetujui oleh beberapa negara lain. Atas dasar itu, pusat tersebut mengatakan kondisi telah dipenuhi untuk menggunakan obat tersebut pada pasien dengan infeksi COVID-19 "parah".

Baca Juga: Mengungkap Fakta Dwi Sasono, Aktor yang Terjerat Narkoba

Taiwan telah berhasil mencegah penyebaran virus corona, berkat deteksi dini dan pencegahan serta sistem kesehatan masyarakat kelas satu. Di Taiwan, kasus positif tercatat sebanyak 442 kasus sedangkan kasus kematian tercatat hanya 7 kasus.  Sebagian besar orang telah pulih, dengan hanya 14 kasus aktif.