UNESCO Sesalkan Keputusan Turki Ubah Status Hagia Sophia Jadi Masjid

UNESCO Sesalkan Keputusan Turki Ubah Status Hagia Sophia Jadi Masjid

Sabtu, 11 Juli 2020 | 09:58 WIB
Keputusan ubah status Hagia Sophia melanggar konvensi warisan dunia.
Hagia Sophia
Photo :
  • U-Report

Hagia Sophia

VIVA – Direktur Jenderal UNESCO sangat menyesalkan keputusan pihak berwenang Turki, yang tanpa melakukan diskusi sebelumnya mengubah status Hagia Sophia. Jumat malam, ia berbagi keprihatinan seriusnya dengan Duta Besar Turki untuk UNESCO.

Menurut UNESCO, Hagia Sophia adalah bagian dari area Bersejarah Istanbul, dan properti yang tercantum dalam daftar warisan dunia versi Badan PBB Urusan Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaa itu. 

"Hagia Sophia adalah mahakarya arsitektur dan kesaksian unik untuk interaksi antara Eropa dan Asia selama berabad-abad. Statusnya sebagai museum mencerminkan sifat warisan universal, dan menjadikannya simbol yang kuat untuk dialog,” kata Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 11 Juli 2020.

Menurut Audrey, keputusan perubahan status Hagia Sophia akan memunculkan masalah pada nilai universal properti. Sehingga, seharusnya negara berkewajiban memastikan bahwa modifikasi tidak memengaruhi Nilai Universal Luar Biasa dari situs-situs tertulis di wilayah mereka. 

Berita Terkait :
Saksikan Juga