Cara Masjid di Melbourne Rayakan Idul Adha di Tengah Pandemi COVID-19
Cara Masjid di Melbourne Rayakan Idul Adha di Tengah Pandemi COVID-19
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-abc.jpg?v=8.7.24

Cara Masjid di Melbourne Rayakan Idul Adha di Tengah Pandemi COVID-19

Jumat, 31 Juli 2020 | 12:54 WIB
https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2020/07/31/5f23b17a23024-masjid-di-melbourne-bagikan-bingkisan-lebaran-lewat_663_382.jpg
Photo :
  • abc

Sukarelawan Pusat Komunitas Relawan di Melbourne bersiap untuk melakukan melayani drive-through Idul Adha.

Meski shalat Eid tidak akan digelar karena aturan pembatasan terkait COVID-19 yang masih berlaku di Australia, salah satu masjid di Melbourne tetap sibuk dalam beberapa hari terakhir.

Komunitas Muslim di Australia merayakan Idul Adha pada hari ini (31/07).

Sejak pekan lalu, relawan dari Pillars of Guidance Community Centre (PCGG) yang berada di kawasan Doveton, sebelah tenggara Melbourne sudah menyiapkan sebuah proyek lebaran.

Proyek tersebut sudah disesuaikan dengan kondisi pandemi virus corona di Melbourne khususnya, dengan angka penularan yang masih tertinggi dibandingkan kota lain di Australia.

"Kita pikir daripada merayakannya di masjid, yang tentu saja tidak bisa dilakukan … kita memilih untuk membantu warga," ujar Abdulah Hamimi, relawan dari PCGG.

Tahun ini, proyek lebaran yang dilakukan mereka belum pernah dilakukan sebelumnya, yakni membagikan bingkisan lebaran dengan layanan "drive-through".

Two people are putting a box in an opened car bootPengemudi dan penumpang tidak diperbolehkan keluar dari mobil, hanya sukarelawan yang menanganinya melalui pintu. (Supplied, PGCC)

Selasa malam kemarin, para relawan membagikan bingkisan lebaran berisi makanan pokok, termasuk beras dan minyak, "hand sanitizer", masker, permen dan mainan melalui jendela atau bagasi mobil.

"Mereka tidak keluar dari mobil. Benar-benar "drive-through" seperti di McDonald"s. Mereka tidak boleh masuk masjid sama sekali," kata Abdulah.

Ia mengatakan setidaknya 150 keluarga telah mendaftar untuk mendapatkan bingkisan untuk Idul Fitri tahun ini, termasuk mereka yang tak layak mendapat tunjangan uang dari Pemerintah Australia.

"Orang-orang cerita … saya ibu tunggal, mengurus anak-anak, orang tua, dan tidak dapat dukungan pemerintah. Ini yang memotivasi kami untuk melakukannya," kata Abdulah.

Eid gifts distributionDistribusi bingkisan lebaran melalui drive-through adalah yang pertama kalinya bagi PGCC, kata Islamic Center. (Supplied, PGCC)

Abdulah mengatakan masjid PCGG telah mendapat banyak sumbangan untuk mengisi bingkisan lebaran, bahkan bukan hanya dari sesama komunitas Muslim saja.

Saksikan Juga