27 Tahun Dipenjara di China hingga Diputuskan Ternyata Tak Bersalah
27 Tahun Dipenjara di China hingga Diputuskan Ternyata Tak Bersalah
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-bbc.jpg?v=8.7.24

27 Tahun Dipenjara di China hingga Diputuskan Ternyata Tak Bersalah

Jumat, 7 Agustus 2020 | 16:43 WIB
https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2020/08/07/5f2d18c3c7742-korban-sistem-hukum-pengakuan-paksa-di-china-dinyatakan-tidak-bersalah-usai-27-tahun-dipenjara_663_382.jpg
Photo :
  • bbc

BBC Indonesia

 

Gambar penjara di Beijing.
Getty Images
Sistem hukum China mencoba untuk mengurangi penggunaan metode pengakuan paksa.

 

Seorang pria di China bagian timur dinyatakan tidak bersalah atas dakwaan pembunuhan usai ia menghabiskan hidup selama 27 tahun di penjara.

Zhang Yuhuan mengungkapkan bahwa ia disiksa oleh polisi dan dipaksa untuk mengakui pembunuhan terhadap dua anak laki-laki pada tahun 1993.

Zhang adalah tahanan terlama di China yang terbukti tidak bersalah setelah menjalani hukuman 9.778 hari di penjara di provinsi Jiangxi.

Jaksa yang membuka kembali kasus itu mengatakan pengakuan Zhang Yuhuan tidak konsisten dan tidak sesuai dengan kejahatan aslinya.

 

 

Zhang dapat berjalan bebas setelah pengadilan tinggi tidak menemukan ada cukup bukti untuk menghukum Zhang.

Para pengamat mengatakan keputusan pengadilan tersebut menunjukkan bahwa China semakin terbuka dalam membatalkan hukuman yang salah, walaupun hanya terbatas untuk kriminal dan bukan kasus-kasus politik.

Sebuah video di media China menunjukkan sisi emosional ketika Zhang bertemu dengan ibunya yang berusia 83 tahun dan mantan istrinya saat ia keluar dari penjara pada hari Selasa lalu (04/08).


Saksikan Juga