Kisah Nenek 95 Tahun Jebak Balik Penipu lewat Telepon | Halaman 2
Kisah Nenek 95 Tahun Jebak Balik Penipu lewat Telepon
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-dw-2.png?v=8.7.28

Kisah Nenek 95 Tahun Jebak Balik Penipu lewat Telepon

Sabtu, 8 Agustus 2020 | 04:20 WIB
https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2020/08/07/5f2d85ea2df2c-nenek-usia-95-tahun-bekerja-sama-dengan-polisi-jerman-jebak-balik-calon-penipu_663_382.jpg
Photo :
    dw

picture-alliance/dpa/D. Karmann

Dari polisi, petugas medis hingga karyawan bank palsu

Kejadian ini mendorong polisi Hamburg untuk mengeluarkan peringatan tentang penipuan lewat telepon yang kian marak terjadi di Jerman. "Sayangnya, kasus-kasus seperti ini terus terjadi. Para pelaku telah terlatih dan sangat terampil. Kerugian besar, kadang-kadang bersifat eksistensial, selalu terulang lagi."

Tidak lama setelah telepon penipuan yang pertama, seorang pria berpura-pura menjadi polisi mengunjungi rumah nenek itu. Polisi gadungan itu mengaku tengah berpatroli dan menanyakan apakah ada petugas polisi di gedung tempat tinggalnya.

'Schneider' – nama yang dipakai oleh polisi gadungan itu - mengatakan kepada sang nenek bahwa dia telah menerima peringatan dari bank tentang adanya upaya penarikan uang tunai dalam jumlah besar. Agar lebih membuat nenek itu takut, polisi gadungan itu mengatakan bahwa mungkin akan dilakukan penyelidikan atas dugaan pelanggaran pajak.

Selanjutnya, ada telepon dari seseorang yang mengaku sebagai pegawai bank, meminta pensiunan berusia 95 tahun itu untuk mengonfirmasi apakah dia telah melakukan transfer dalam jumlah besar.

Saksikan Juga