Mobil Seruduk Pedestrian di Australia, Belasan Orang Luka

Mobil yang menabrak pejalan kaki di Flinders Street, Melbourne, Australia.
Sumber :
  • REUTERS/Luis Ascui

VIVA – Sebuah mobil tiba-tiba 'nyelonong' ke area pejalan kaki yang ramai di Australia. Polisi telah menangkap dua orang yang berada di dalam mobil tersebut.

6 Warga China dan 2 WNI Ditahan Coba-coba Masuk Perairan Australia

Mobil tersebut dikabarkan secara tiba-tiba menyeruduk pedestrian dan menabrak belasan orang di Flinders Street, sebuah area yang sibuk di pusat kota Melbourne, Kamis 21 Desember 2017. Menurut keterangan pihak Kepolisian Victoria, akibat insiden itu 14 orang terluka dan beberapa di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Polisi mengatakan, penabrakan itu adalah aksi yang disengaja, namun terlalu dini untuk mengaitkan aksi tersebut dengan terorisme. "Pengemudi dan seorang pria lain sudah ditahan, tapi motivasi mereka belum diketahui," ujar Kepala Polisi Victoria Russell Barrett, seperti dikutip dari BBC, Kamis 21 Desember 2017.

Sosok Berkebaya Terukir di Monumen Perjuangan Australia, Siapa Dia?

Mobil berjenis SUV itu dikabarkan menabrak pejalan kaki sekitar pukul 16.30 waktu setempat. Jim Stoupas seorang saksi mata yang yang menjalankan bisnis di sekitar jalan tersebut mengatakan, mobil itu tiba-tiba melonjak melalui persimpangan pejalan kaki yang sedang ramai orang.

“Tidak ada usaha untuk mengerem, tidak ada upaya untuk menghentikan. Saya mungkin melihat lima sampai delapan orang tergeletak di jalan dengan orang-orang berkerumun di sekitar mereka untuk membantu. Dalam semenit, saya kira, ada polisi di lokasi, jadi sangat cepat sekali," dia menambahkan.

Ratusan Ribu Ternak Australia Terpanggang di Kebakaran Hutan Semak

Sementara itu, pihak ambulans Victoria mengatakan dalam sebuah pernyataan, di antara mereka yang dibawa ke rumah sakit, ada anak usia pra-sekolah dengan cedera kepala serius.

Menlu Retno Marsudi

Mau Liburan Sambil Kerja, Australia Siapkan 4100 Visa untuk WNI

Berusia 18-30 tahun punya kesempatan kerja 12 bulan di Australia.

img_title
VIVA.co.id
12 Februari 2020